Singapura (ANTARA) - Jumlah penumpang perusahaan maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) grup naik 7,7 persen pada tahun fiskal 2025-2026. Tingkat keterisian penumpang (passenger load factor/PLF) grup tersebut mencapai 90,6 persen, dengan Singapore Airlines dan maskapai bertarif rendah mereka, Scoot, mencatatkan PLF bulanan masing-masing sebesar 90,3 persen dan 91,7 persen.
Perusahaan tersebut menyatakan dalam dokumen resmi yang diajukan oleh perusahaan ke bursa efek (bourse filing) bahwa lalu lintas penumpangnya naik 14,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Maret, melampaui kenaikan kapasitas penumpang sebesar 7,2 persen.
Jumlah pengangkutan penumpang gabungan meningkat 14,9 persen (yoy) menjadi 3,8 juta penumpang, mencatatkan rekor bulanan baru bagi grup tersebut.
"Pertumbuhan lalu lintas penumpang yang kuat didukung oleh peningkatan permintaan perjalanan udara menjelang libur Paskah pada awal April, serta limpahan (spillover) penumpang tujuan Eropa karena kapasitas melalui pusat-pusat udara di Timur Tengah terdampak konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah," kata SIA.
Perusahaan tersebut menyatakan dalam dokumen resmi yang diajukan oleh perusahaan ke bursa efek (bourse filing) bahwa lalu lintas penumpangnya naik 14,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Maret, melampaui kenaikan kapasitas penumpang sebesar 7,2 persen.
Jumlah pengangkutan penumpang gabungan meningkat 14,9 persen (yoy) menjadi 3,8 juta penumpang, mencatatkan rekor bulanan baru bagi grup tersebut.
"Pertumbuhan lalu lintas penumpang yang kuat didukung oleh peningkatan permintaan perjalanan udara menjelang libur Paskah pada awal April, serta limpahan (spillover) penumpang tujuan Eropa karena kapasitas melalui pusat-pusat udara di Timur Tengah terdampak konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah," kata SIA.





