Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Bangka Belitung
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terus memperkuat pemberdayaan ekosistem pendidikan, khususnya di bidang kebahasaan dan kesastraan daerah. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama (PKS) antara Badan Bahasa dengan sejumlah mitra strategis. Mitra yang terlibat antara lain Pemerintah Kabupaten Bangka, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, serta IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik.
Dalam kerja sama dengan pemerintah daerah, fokus diarahkan pada penguatan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Program yang dijalankan mencakup penyuluhan bahasa Indonesia, pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), hingga pengutamaan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik.
Di saat yang sama, langkah tersebut juga diiringi dengan pembinaan, pengembangan, serta pelindungan bahasa dan sastra daerah. Pemerintah daerah didorong untuk menyusun peraturan daerah (Perda) sebagai landasan hukum dalam pengelolaan dan pelestarian bahasa, baik bahasa Indonesia maupun bahasa daerah.
Sementara itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi difokuskan pada pelaksanaan tridarma, peningkatan literasi, serta pemartabatan bahasa Indonesia.
Selain itu, kerja sama ini juga mendorong upaya internasionalisasi bahasa Indonesia dan pelestarian bahasa serta sastra daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada tahap administratif semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam menjaga kelestarian bahasa daerah.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap sinergi yang terbangun tidak hanya memartabatkan bahasa Indonesia, tetapi juga menjadi upaya konkret dalam melindungi bahasa dan sastra daerah ke depan,”kata Hafidz dalam keterangan tertulis, Kamis, 16 April 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Bangka Barat, Markus, Rektor IAIN SAS Bangka Belitung, Irawan, serta sejumlah guru, tenaga kependidikan, komunitas literasi dan sastra, serta perwakilan pemerintah daerah yang siap mengawal implementasi kerja sama tersebut.
Editor: Redaktur TVRINews





