Jakarta (ANTARA) - Satu keluarga dengan lima jiwa tewas dalam kebakaran yang melanda rumah di Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar), pada Jumat dini hari.
Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat Abdul Syukur menyebutkan kelima korban itu diduga meninggal dunia akibat terjebak kepulan asap saat kebakaran melanda tempat tinggal mereka.
"Korbannya lima orang, satu keluarga. Mereka terjebak asap," kata Abdul saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, api diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di tiang listrik depan rumah korban. Api kemudian dengan cepat masuk ke dalam rumah ketika korban tengah tertidur.
"Yang terbakar rumah tinggal. Api diduga dari korsleting listrik di tiang listrik dan langsung masuk ke rumah," ujar Abdul.
Pihak pemadam mengaku kesulitan memadamkan api karena kondisi rumah korban yang digembok dari dalam dan dipasangi teralis besi.
"Kesulitannya, karena rumah itu digembok. Kita jebol paksa akhirnya untuk masuk ke rumah tersebut," terang Abdul.
Setelah api dipadamkan, petugas langsung mengevakuasi seluruh korban dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah lalu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Sampai dengan saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Baca juga: 35 personel padamkan kebakaran rumah mewah di Palmerah
Baca juga: Rumah kontrakan di Kebon Jeruk Jakbar ludes dilahap kebakaran
Baca juga: Korsleting listrik hanguskan gudang onderdil motor di Cengkareng
Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat Abdul Syukur menyebutkan kelima korban itu diduga meninggal dunia akibat terjebak kepulan asap saat kebakaran melanda tempat tinggal mereka.
"Korbannya lima orang, satu keluarga. Mereka terjebak asap," kata Abdul saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, api diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di tiang listrik depan rumah korban. Api kemudian dengan cepat masuk ke dalam rumah ketika korban tengah tertidur.
"Yang terbakar rumah tinggal. Api diduga dari korsleting listrik di tiang listrik dan langsung masuk ke rumah," ujar Abdul.
Pihak pemadam mengaku kesulitan memadamkan api karena kondisi rumah korban yang digembok dari dalam dan dipasangi teralis besi.
"Kesulitannya, karena rumah itu digembok. Kita jebol paksa akhirnya untuk masuk ke rumah tersebut," terang Abdul.
Setelah api dipadamkan, petugas langsung mengevakuasi seluruh korban dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah lalu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Sampai dengan saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Baca juga: 35 personel padamkan kebakaran rumah mewah di Palmerah
Baca juga: Rumah kontrakan di Kebon Jeruk Jakbar ludes dilahap kebakaran
Baca juga: Korsleting listrik hanguskan gudang onderdil motor di Cengkareng





