Rama Duwaji akhirnya buka suara terkait unggahan lamanya di media sosial yang kembali ramai diperbincangkan karena dianggap kontroversial. Istri Wali Kota New York, Zohran Mamdani, tersebut menyampaikan penyesalan atas dampak yang muncul, meski tidak merinci isi unggahan yang dipersoalkan.
Dalam wawancaranya dengan Hyperallergic, Rama mengaku merasa malu ketika postingan lama itu kembali mencuat. Ia menyadari bahwa kata-kata yang pernah ia tulis telah menyinggung dan menyakiti banyak pihak.
Ia menjelaskan bahwa unggahan tersebut dibuat saat dirinya masih remaja, namun ia menegaskan bahwa usia muda tidak bisa dijadikan alasan. Setelah melihat berbagai reaksi publik, Rama mengaku memahami kesalahan yang telah dibuat dan menyampaikan permintaan maaf.
Rama Duwaji dan Zohran Mamdani (new magazine)Unggahan yang dipermasalahkan berasal dari akun X dan Tumblr miliknya pada masa remaja hingga awal usia 20-an. Konten tersebut kembali beredar bulan lalu dan dikaitkan dengannya, termasuk melalui teknologi pengenalan wajah.
Sejumlah postingan yang disorot mencakup pernyataan bernada keras mengenai Tel Aviv serta penggunaan istilah yang dianggap tidak pantas. Selain itu, di akun Tumblr yang kini sudah tidak aktif, ia juga disebut pernah memuji tokoh pembajak pesawat Palestina dan membagikan ulang tulisan yang menuduh militer Amerika Serikat melakukan kekerasan terhadap warga sipil demi mempertahankan pengaruh globalnya.
Perhatian publik semakin meningkat setelah diketahui bahwa ia pernah menyukai unggahan Instagram yang berkaitan dengan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, termasuk konten yang memuat klaim kontroversial.
Rama Duwaji dan Zohran Mamdani (new magazine)Meski demikian, Rama tidak membahas detail unggahan tersebut dalam pernyataannya. Ia lebih menekankan pada dampak yang ditimbulkan serta proses refleksi diri yang ia jalani sejak menjadi sorotan publik.
Ia menyebut pengalaman ini memberi pengaruh besar dalam hidupnya, termasuk dalam cara ia memandang masa lalu dan masa depan, baik sebagai individu maupun seniman.
Rama juga menegaskan bahwa dirinya tidak berfokus pada peran sebagai figur publik, melainkan ingin terus berkarya dengan penuh tanggung jawab dan membiarkan hasil karyanya berbicara sendiri.
Di sisi lain, Zohran Mamdani sempat membela istrinya dengan menyatakan bahwa Rama bukan bagian dari pemerintahan, sehingga tidak seharusnya disorot atas aktivitas media sosial di masa lalu.
Sebagai seorang Muslim, Rama dikenal vokal dalam menunjukkan kepedulian terhadap isu Palestina. Hal tersebut juga kerap tercermin dalam karya seninya yang mengangkat tema kemanusiaan dan kritik terhadap situasi di wilayah tersebut.




