Targetkan Predikat Adiwiyata, SDN Lariang Bangi I Makassar Masifkan Gerakan Peduli Lingkungan Lewat GPBLHS

harianfajar
11 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, MAKASSAR – SDN Lariang Bangi I Makassar mulai memasifkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) sebagai strategi utama dalam mengejar predikat bergengsi Sekolah Adiwiyata. Langkah konkret ini diwujudkan melalui pendampingan intensif bagi seluruh elemen sekolah guna memastikan budaya pelestarian alam tidak hanya menjadi slogan, melainkan karakter yang melekat pada seluruh warga sekolah.

Kegiatan yang digelar di ruang kelas SDN Lariang Bangi I pada Selasa, 7 April 2026 ini, menjadi bukti keseriusan pihak sekolah. Pendampingan tersebut menyatukan komitmen mulai dari kepala sekolah, guru, hingga orang tua siswa untuk menyongsong status sekolah berwawasan lingkungan tingkat nasional.

Edukasi Bukan Sekadar Seremonial

Kepala SDN Lariang Bangi I, Baharuddin, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa penguatan GPBLHS ini dirancang untuk menciptakan dampak nyata bagi siswa, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif demi penilaian semata.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah menguatkan pemahaman warga sekolah terkait GPBLHS. Kami ingin edukasi yang diberikan kepada murid tepat sasaran dan menjadi bagian dari napas kehidupan sekolah, bukan sekadar seremonial,” tegas Baharuddin dalam sambutannya.

Strategi Menuju Adiwiyata

Sebagai sekolah binaan, SDN Lariang Bangi I telah menyusun peta jalan (roadmap) yang sistematis. Transformasi menuju Adiwiyata ini diawali dengan pengukuhan Tim GPBLHS melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Sekolah yang melibatkan sinergi lintas lini.

Tak hanya di atas kertas, Baharuddin memastikan kebijakan ini dibarengi dengan aksi lapangan yang masif. Pihak sekolah kini tengah mengoptimalkan berbagai fasilitas fisik sebagai laboratorium alam bagi para siswa agar mereka bisa belajar langsung dari ekosistem sekitar.

“Kami menyiapkan tempat pilah sampah, taman sekolah, green house, hingga lubang biopori. Sarana ini adalah media pembelajaran langsung. Anak-anak tidak lagi hanya belajar teori di buku, tapi langsung praktik menjaga lingkungan di sekolah mereka,” tambahnya.

Sinergi dengan Sekolah Pembina

Proses akselerasi ini mendapat pengawalan langsung dari SDN KIP Bara Baraya II sebagai sekolah pembina. Kehadiran Kepala SDN KIP Bara Baraya II, Hj. Indarwati, S.Pd., memastikan setiap indikator program GPBLHS di SDN Lariang Bangi I berjalan sesuai dengan standar nasional penilaian Adiwiyata.

Menutup rangkaian kegiatan, Baharuddin menekankan bahwa output akhir yang ingin dicapai adalah terbentuknya habituasi atau kebiasaan positif yang permanen.

“Target akhirnya adalah tumbuhnya budaya. Kami ingin karakter positif untuk menjaga lingkungan ini melekat pada diri warga sekolah, di mana pun dan kapan pun mereka berada,” tutupnya dengan nada optimis.

Dengan dukungan penuh dari orang tua murid dan pendampingan yang solid, SDN Lariang Bangi I kini berada di jalur cepat untuk bertransformasi menjadi oase hijau di jantung kota Makassar, sekaligus menjadi model percontohan bagi sekolah lain dalam hal pelestarian lingkungan hidup. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono Kaji Kebijakan Relaksasi Pajak Demi Jaga Pertumbuhan Ekonomi Jakarta
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Titahkan Tambang Bermasalah Dicabut, Ini Kabar dari Bahlil
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jaksa Tepis Ibrahim Arief soal Uang Pengganti Rp 16,9 M di Kasus Chromebook
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Dirut RSHS Ungkap Detik-detik Bayi Nyaris Tertukar, Terjadi karena Distraksi
• 18 menit lalukumparan.com
thumb
3 Fakta Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia di Piala AFF U-17 2026: Semakin Meragukan
• 23 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.