Pramono Kaji Kebijakan Relaksasi Pajak Demi Jaga Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah merancang kebijakan fiskal baru.

Pramono Kaji Kebijakan Relaksasi Pajak Demi Jaga Pertumbuhan Ekonomi Jakarta. (Foto Jonathan/IMG)

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah merancang kebijakan fiskal baru. Salah satu kebijakan ini berkaitan dengan pengurangan pajak daerah.

Pramono menerangkan, kebijakan baru ini tengah digodok untuk merespons tekanan geopolitik. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan ekonomi di Jakarta tetap terjaga.

Baca Juga:
DKI Jakarta Dapat Kuota Haji 7.819 Jamaah, Diberangkatkan dalam 19 Kloter

"Momentum yang terjadi ini tentunya harus dibuat, diperkuat dengan kebijakan fiskal yang tepat melalui pengurangan pajak daerah. Kami sedang mengkaji itu akibat tekanan geopolitik dan tentunya juga pertumbuhan ekonomi yang terjaga dengan baik," ujar Pramono dalam konferensi pers Realisasi APBD DKI Jakarta Triwulan I 2026, Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Pramono bilang, instrumen perpajakan yang akan diterbitkan akan lebih kompetitif. Menurutnya, kebijakan ini akan lebih memberikan relaksasi bagi masyarakat DKI Jakarta.

Baca Juga:
Pemprov DKI Akan Berantas Ikan Sapu-Sapu, Dianggap Rusak Ekosistem Perairan Jakarta

"Jakarta akan mengeluarkan instrumen hal yang berkaitan dengan perpajakan yang lebih kompetitif, lebih menarik, sehingga tekanan geopolitik maupun tekanan ekonomi ini kita memberikan relaksasi," kata Pramono.

Baca Juga:
Realisasi Belanja Pemprov DKI Jakarta Capai 13,97 Persen hingga Maret, Tetinggi Sejak 2021

Meski demikian, dia belum memaparkan lebih jauh kebijakan seperti apa yang akan dilakukan. Namun yang pasti, kebijakan ini akan segera diumumkan.

"Nanti pada saatnya akan kami umumkan beberapa paket kebijakan yang berkaitan dengan perpajakan," ujar dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Desak AS dan Iran Lanjutkan Dialog Damai Meski Negosiasi Islamabad Gagal Capai Kesepakatan
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Festival of JOY 2026, Paket Lengkap Layanan BMW & MINI
• 41 menit lalumedcom.id
thumb
Rupiah Turun 44 Poin ke Rp17.182 Pagi Ini
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kurs Rupiah Tidak Stabil, Ini Cara Aman Menabung dan Investasi Dolar untuk Pemula
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Pimpinan Komisi II soal Rapat Internal Bahas RUU Pemilu Batal: Belum Ada Naskah
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.