Tugas Manajer Koperasi Merah Putih, Lowongan Kerja yang Lolos Jadi Pegawai BUMN

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Tugas Manajer Koperasi Merah Putih tengah disorot dan paling banyak dicari saat ini.

Pemerintah membuka 35.476 lowongan kerja posisi Manajer Koperasi Merah Putih yang pendaftarannya dibuka 24 April 2026.

Kini masyarakat mulai mencari informasi jobdesk atau tugas sebagai Manajer Koperasi Merah Putih.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan tahap pertama rekrutmen menyediakan 30.000 formasi Manajer Desa (Kopdes) Merah Putih akan diangkat menjadi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dari 35.476 tenaga kerja, 5.476 posisi lainnya akan dialokasikan untuk mengelola program Kampung Nelayan Merah Putih di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Peserta yang lolos akan ditempatkan di bawah naungan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara dengan skema kerja menggunakan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun.

BACA JUGA:Tutorial Daftar Jadi Manajer Koperasi Desa 2026, Ikuti Langkah Ini Biar Lolos

"Nanti dua tahun di BUMN. Setelah itu, kalau sh terimanya tepat dua tahun maka dia akan ikut di Koperasi Desa Merah Putih," kata Zulhas.

Lowongan kerja Koperasi Merah Putih merupakan program strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang dibuat untuk memperkuat perekonomian di tingkat desa dan kampung nelayan.

Programnya menjadi salah satu prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dengan keberhasilan bergantung pada kualitas sumber daya manusia, khususnya pegawai yang akan mengelola operasional di lapangan.

"Manajer ini tentu penting perannya ya, perannya agar koperasi kita. Karena kalau kali ini koperasi nggak berhasil, taruhannya terlalu besar," tuturnya.

Lantas, apa tugas Manajer Koperasi Merah Putih?

BACA JUGA:Segini Perkiraan Gaji Manajer Koperasi Merah Putih, Lowongan Kerja yang Dibuka Pemerintah

Tugas Manajer Koperasi Merah Putih

Sebagai informasi, Koperasi Desa Merah Putih merupakan program inisasi Presiden Prabowo Subianto yang diluncurkan pada 21 Juli 2025 untuk memperkuat ekonomi dan kemandirian desa di tengah arus globalisasi.

Tujuannya untuk memperkuat perekonomian desa, meningkatkan nilai tukar petani, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan inklusi keuangan desa.

Kopdes Merah Putih fousnya pada usaha simpan pinjam dan mengelola distribusi logistik untuk memperkuat rantai pasok dan membantu petani, nelayan, serta pelaku usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM).

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Akuisisi Kapal Offshore, ELPI Kantongi Pinjaman Rp633,4 Miliar
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Kejaksaan Serahkan 4 Kapal Hasil Tindak Pidana  ke Kementerian Kelautan dan Perikanan
• 20 jam lalukompas.id
thumb
Pimpinan Komisi II DPR Minta Maaf usai Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
MAMAKU SIGAP Pertamina Dongkrak Ekonomi Warga Kutawaru dan Atasi Sampah
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BPJPH Dorong Industri Besar Bina UMKM untuk Perkuat Ekosistem Halal Nasional
• 32 menit lalupantau.com
Berhasil disimpan.