Bank Mandiri kembali menegaskan posisinya sebagai institusi keuangan terdepan melalui keberhasilannya mempertahankan pengakuan sebagai salah satu perusahaan terbaik di kawasan Asia-Pasifik. Pengakuan tersebut diberikan melalui pemeringkatan Asia-Pacific’s Best Companies 2026 yang dirilis oleh TIME bekerja sama dengan Statista.
Berdasarkan penilaian Times Asia-Pacific's Best Companies of 2026, Bank Mandiri tercatat sebagai perusahaan Indonesia dengan peringkat tertinggi, mengungguli 18 perusahaan Indonesia lainnya dengan skor 85,91. Capaian ini merupakan hasil penilaian atas tiga pilar utama yang mencakup kepuasan karyawan (employee satisfaction), kinerja keuangan (financial performance), serta transparansi keberlanjutan (sustainability transparency).
Pengakuan dari TIME ini melanjutkan capaian positif Bank Mandiri pada tahun sebelumnya dalam daftar perusahaan terbaik di kawasan Asia Pasifik, sekaligus mencerminkan konsistensi perseroan dalam menjaga kinerja di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks. Hal ini menunjukkan efektivitas strategi jangka panjang serta ketahanan model bisnis dalam menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, mengatakan bahwa capaian positif ini merupakan buah dari strategi penguatan fundamental bisnis yang dijalankan secara konsisten oleh perseroan. Keberhasilan tersebut juga mencerminkan efektivitas dari sinergi yang terintegrasi untuk mendorong pertumbuhan yang berkualitas.
“Pengakuan ini menjadi refleksi dari komitmen kami dalam menghadirkan kinerja yang solid dengan semangat melayani sepenuh hati. Kami terus memperkuat peran Bank Mandiri sebagai bagian dari ekosistem keuangan yang adaptif, resilien, dan berorientasi pada masa depan,” ujar Novita, dalam keterangan resminya, Kamis (16/4).
Penguatan kinerja bisnis tersebut ditunjukkan melalui kinerja nyata keuangan Bank Mandiri dengan rata-rata pertumbuhan laba bersih tahunan (CAGR) dalam lima tahun terakhir yang mencapai 27,4%, mencerminkan konsistensi perseroan dalam menjaga profitabilitas di tengah dinamika siklus ekonomi yang beragam. Capaian ini sekaligus memperkuat laju pertumbuhan yang lebih optimal.
Sepanjang tahun 2025, Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar Rp 56,3 triliun, didukung kinerja solid yang tercermin dari akselerasi pendapatan non-bunga sebesar 14,5% yoy. Ekspansi kredit yang meningkat 13,4% secara tahunan menjadi Rp 1.895 triliun turut mendorong total aset perseroan tumbuh 16,6% menjadi Rp 2.829,9 triliun.
Secara khusus, penyaluran kredit UMKM mencatat pertumbuhan 4,88% yoy, mempertegas peran strategis Bank Mandiri dalam mendukung sekitar 1,3 juta pelaku usaha kecil dan menengah sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
Lebih lanjut, Novita menyebutkan, perolehan tersebut juga terakselerasi oleh optimalisasi layanan finansial melalui integrasi ekosistem Mandiri Group. Penguatan platform digital seperti Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin’ Merchant mendorong perluasan layanan yang lebih inklusif, tercermin dari pertumbuhan transaksi Livin’ dan Kopra masing-masing sebesar 21,3% yoy dan 14,5% yoy. Hal ini menegaskan peran strategis kanal digital dalam meningkatkan kualitas layanan serta memperluas jangkauan bisnis perseroan.
Keberhasilan Bank Mandiri dalam memperoleh predikat sebagai salah satu perusahaan terbaik di Asia Pasifik turut didukung oleh komitmen perseroan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai pilar penting pertumbuhan. Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan melalui pengembangan lingkungan kerja yang semakin produktif, inklusif, dan kolaboratif guna mendukung kinerja organisasi secara keseluruhan.
Penguatan tersebut tercermin dari peningkatan employee engagement score yang menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi bagian dari upaya perseroan dalam membangun budaya kerja yang lebih terbuka melalui penyelarasan berbagai masukan internal dengan inisiatif yang relevan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang adaptif bagi keberlanjutan kinerja.
Novita pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh Mandirian yang berperan penting dalam menjaga konsistensi kinerja dan kualitas layanan perseroan hingga saat ini. Menurutnya, dedikasi Mandirian merupakan pilar utama di balik setiap inovasi dan layanan yang memperkuat keunggulan kompetitif perusahaan.
“Kami juga berterima kasih atas loyalitas seluruh nasabah yang telah memberikan kepercayaan penuh bagi Bank Mandiri untuk tumbuh bersama,” ujar Novita.
Di sisi lain, Bank Mandiri turut memperkuat komitmen terhadap prinsip keberlanjutan melalui implementasi ESG yang terintegrasi dalam strategi bisnis. Langkah ini diwujudkan melalui peningkatan transparansi, pengelolaan risiko yang prudent, serta pengembangan portofolio pembiayaan berkelanjutan.
Bank Mandiri memperoleh peringkat ESG tertinggi di Indonesia berdasarkan MSCI dengan rating AA, sekaligus menempatkan Bank Mandiri sebagai salah satu bank dengan skor ESG terdepan di Asia Tenggara. Selain itu, profil risiko ESG perseroan tercatat sebesar 9,5 atau berada pada kategori negligible, yang mencerminkan tingkat risiko yang relatif rendah serta pengelolaan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang semakin terjaga.
Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus memperkuat bisnis melalui optimalisasi teknologi dan penguatan ekosistem digital. Dengan posisi sebagai ekosistem penggerak ekonomi negeri, perseroan akan terus menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat luas.
“Bank Mandiri akan terus menghadirkan inisiatif strategis yang tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian dan masyarakat luas,” pungkas Novita.





