Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Menhan Jepang Shinjiro Koizumi, pada Kamis (16/4). Ini adalah pertemuan bilateral kedua Sjafrie, setelah pada Selasa (14/4), ia bertemu dengan Menhan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth.
Pertemuan Sjafrie dan Koizumi dibagikan oleh akun Kemhan Jepang, pada Jumat (17/4).
"Menhan Koizumi dan Menhan Sjafrie bertemu untuk pertama kalinya setelah pertemuan pada November tahun lalu. Pada koordinasi level menteri ini, Jepang menyatakan akan melanjutkan kerja sama pertahanan dengan Indonesia, yang berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas kawasan," kata Kemhan Jepang.
Belum dijelaskan, apa yang dicapai pada pertemuan dua menhan itu.
Namun, pada awal Februari lalu, Komisi I DPR sempat menyetujui pemberian hibah Kapal dari Jepang untuk TNI AL. Nilai Kapal itu mencapai 1,8 miliar yen atau mencapai Rp 205,4 miliar.
Hal tersebut juga disampaikan oleh Wamenhan pada kesempatan yang sama.
“Ini tadi kita rapat dengan Komisi I DPR RI, pada intinya Pemerintah dan DPR setuju untuk menerima hibah dari Pemerintah Jepang tersebut,” kata Wamenhan Donny Ermawan Taufanto usai rapat, pada 10 Februari 2026.
Menurut Donny, kapal ini akan meningkatkan kapabilitas maritim Indonesia. Khususnya untuk menutup celah-celah di wilayah rawan yang selama ini belum terjangkau dengan alutsista yang tersedia.





