Andrie Yunus: Saya Minta Bapak Presiden Bentuk TGPF dan Putuskan Kasus Diselesaikan Peradilan Umum

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus saat ditemui di Gedung YLBHI, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025). (Sumber: KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Aktivis KontraS Andrie Yunus, korban penyiraman air keras oleh 4 Anggota Bais TNI, mendesak Presiden Prabowo Subianto agar memutuskan penanganan proses hukum kasus penyiraman air keras dilakukan di Pengadilan Umum.

Selain itu, Andrie Yunus juga meminta kepada Presiden Prabowo agar dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta untuk mengusut kasusnya.

Pernyataan Andrie Yunus tersebut disampaikan melalui surat yang dibawa Koalisi Masyarakat Sipil saat mendatangi Kementerian Sekretariat Negara pada Jumat (17/4/2026).

“Sebagai korban dari kekerasan prajurit militer, saya meminta bapak presiden membentuk TGPF dan memutuskan kasus ini diselesaikan peradilan umum,“ kata Andrie Yunus.

Baca Juga: KPK Identifikasi 8 Potensi Korupsi pada Program MBG, Soroti Regulasi dan Pengawasan

Sementara itu, Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya memastikan pihaknya tidak akan mendatangi persidangan di Pengadilan Militer. Sikap penolakan itu disampaikan karena KontraS menginginkan pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dihukum di Pengadilan Negeri.

"Kami menyikapi, pihak kami tidak akan datang, kami menolak bagaimana proses berjalan di pengadilan militer II 08 Jakarta," ucap Dimas.

Sebelumnya, Andrie Yunus yang merupakan pengacara publik dan aktivis HAM Indonesia serta Wakil Koordinator KontraS mengalami serangan berupa penyiraman air keras di kawasan Salemba, Jakarta Pusat pada 12 Maret 2026.

Akibat serangan penyiraman air keras itu, Andrie Yunus mengalami luka bakar pada bagian wajah, dada, tangan, hingga area mata.

Dalam kasus ini, penyidik Polda Metro Jaya mengungkapkan ada dua terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • andrie yunus
  • presiden prabowo subianto
  • tgpf
  • peradilan umum
  • kasus penyiraman air keras
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonomi China Tumbuh 5 Persen di Tengah Gejolak Perang di Iran
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Anggota Parlemen Belgia Desak Uni Eropa Tangguhkan Perjanjian dengan Israel Terkait Permukiman Ilegal
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Pramono: Lebih dari 60 Persen Populasi Ikan Sapu-Sapu Ada di Jakarta, Dominasi Perairan
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
KSAD Menghadap Prabowo di Istana, Lapor 300 Jembatan Gantung Selesai Dibangun
• 20 jam laludetik.com
thumb
Preview Inter Milan vs Cagliari: Harus Tetap Fokus
• 12 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.