TABLOIDBINTANG.COM - Cerita dibuka dengan momen tenang di dalam mobil. Aqeela tampak menikmati suasana sore sambil menatap keluar jendela. Angin yang masuk perlahan membuatnya merasa nyaman.
“Suka. Hangat…” ucap Aqeela pelan.
Fattah yang memperhatikan langsung merespons, “Mau aku pelanin?”
Namun, Aqeela hanya menggeleng kecil. “Enggak…”
Di balik ketenangan itu, konflik justru memanas di tempat lain. Lidya terlihat berbicara tegas dengan Angelica di sebuah kafe. Ia meluapkan emosinya terkait kejadian yang melibatkan Aqeela.
“Semua yang terjadi di hari itu gara-gara Mama! Mulai sekarang… Mama jangan pernah muncul lagi di depan aku. Dan jangan pernah dekat-dekat Aqeela,” tegas Lidya sebelum pergi meninggalkan Angelica.
Sementara itu, tindakan mencurigakan dilakukan Fattah. Diam-diam ia mengambil ponsel miliknya dan milik Aqeela, lalu menyembunyikannya di bawah bangku dengan ditutupi dedaunan.
Aqeela yang tidak menyadari sepenuhnya hanya sempat berkomentar singkat.
“HP-nya ngumpet,” ujarnya polos.
Di sisi lain, Mohan tampak mengawasi dari kejauhan. Berdiri di balik pohon di area taman, ia seperti sedang menunggu sesuatu.
“Kalau dugaan gue bener… dia bakal datang,” batin Mohan penuh curiga.
Ketegangan juga dirasakan Harry yang terlihat gelisah saat berbicara dengan William. Ia semakin khawatir dengan sikap Fattah terhadap Aqeela.
“Apa lagi yang bakal dia lakuin buat deketin Aqeela?” kata Harry.
William mencoba menenangkan, namun Harry justru semakin terobsesi mencari tahu kebenaran.
“Gue harus tau semuanya,” ucapnya sebelum akhirnya pergi.
Episode kali ini menghadirkan banyak tanda tanya, terutama soal niat sebenarnya Fattah dan apa yang sedang direncanakan Mohan. Asmara Gen Z pun semakin seru dengan konflik yang siap meledak di episode berikutnya.




