JAKARTA - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI yang juga Ketum PBTI, Letjen TNI Richard Taruli H. Tampubolon, menyebut, bahwa musuh adalah hadiah bagimu, ia memberi kesempatan melakukan hal terbaik.
“Otak merupakan otot terkuat dalam pertempuran, dalam sebuah tim, kemenangan tidak ditentukan oleh satu orang tapi karena ulah satu orang dapat menyebabkan kehancuran tim,” ujarnya saat menutup Rapat Kerja Nasional Taekwondo Indonesia Tahun 2026 di Jakarta, dikutip, Jumat, (17/4/2026)
Jenderal Kopassus ini berharap, para Ketua Pengprov, Pengkot dan Pengkab memiliki integritas, kredibilitas dan juga dapat bekerjasama dengan pemerintah setempat untuk mampu menjalankan roda organisasi sebagaimana diatur dengan AD/ART PBTI.
“Perlunya sinergi antara PBTI dengan Pengprov, Pengkot, Pengkab untuk pembinaan atlet melalui seleksi yang terbuka, objektif, akuntabel, sehingga dengan strategi tepat dan jitu mampu mencetak atlet berkaliber standar internasional,”ujarnya.
Baca Juga:Unik! Pemudik Motor Bawa 8 Ayam Jago ke Brebes, Takut Hilang Ditinggal“Kiranya Pengprov, Pengkot dan Pengkab dapat melakukan pembinaan yang mampu melahirkan atlet yang dapat bersaing di tingkat internasional dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Taekwondo Indonesia,” lanjutnya.
Richard juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat PBTI akan memproyeksikan dan merealisasikan Kejuaraan Nasional Cadet dan Junior 2026 di Samarinda Kaltim tanggal 23 sd 26 April 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum II PBTI Mayjen TNI Amrin Ibrahim, Wakil Ketua Umum IV PBTI Mayjen TNI (Mar) Supriyono dan lain sebagainya.
#nasional




