TABLOIDBINTANG.COM - Desainer sekaligus mantan personel Spice Girls, Victoria Beckham, akhirnya angkat bicara soal konflik keluarga dengan putra sulungnya, Brooklyn Beckham, dalam sebuah wawancara terbaru.
Dalam wawancara tersebut, Victoria yang kini berusia 51 tahun ditanya mengenai kerenggangan hubungan dengan sang putra. Namun, ia memilih untuk tidak menyebut nama Brooklyn secara langsung dan menghindari pembahasan detail soal konflik tersebut.
“Saya pikir kami selalu—kami sangat mencintai anak-anak kami,” ujar Victoria kepada The Wall Street Journal.
Ia melanjutkan, “Kami selalu berusaha menjadi orang tua terbaik yang kami bisa. Kami sudah berada di bawah sorotan publik selama lebih dari 30 tahun, dan yang selalu kami lakukan adalah melindungi serta mencintai anak-anak kami. Itu saja yang ingin saya katakan.”
Pernyataan tersebut menjadi satu-satunya komentar Victoria terkait situasi dengan Brooklyn, setelah sebelumnya lama bungkam.
Di sisi lain, Victoria dan suaminya, David Beckham, disebut telah mencoba membuka jalan damai dengan putra mereka. Namun, Brooklyn justru menegaskan bahwa ia belum memiliki keinginan untuk berdamai dengan keluarganya.
Melalui Instagram Story pada Januari lalu, Brooklyn secara terbuka menuduh keluarganya berusaha “tanpa henti merusak” hubungannya dengan sang istri, Nicola Peltz. Ia juga mengklaim bahwa keluarganya lebih mementingkan citra publik dan kerja sama komersial.
Tak hanya itu, Brooklyn turut menuding kedua orang tuanya mencoba “menyuap” dirinya agar menyerahkan hak atas namanya sebelum pernikahannya, serta menuduh sang ibu “merebut” momen dansa pernikahannya dengan Nicola.
“Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya. Saya tidak sedang dikendalikan, saya hanya akhirnya membela diri untuk pertama kalinya dalam hidup saya,” tegasnya.




