JAKARTA, KOMPAS.com – Sisa bau gosong masih menyelimuti Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, hingga Jumat (17/4/2026) sore.
Sebuah rumah dua lantai yang sebelumnya berdiri kokoh kini tinggal puing-puing hitam pekat, dinding terkelupas, dan atap yang ambruk setelah kebakaran dini hari menewaskan satu keluarga beranggotakan lima orang.
Garis polisi berwarna kuning terbentang di depan pagar rumah, membatasi kerumunan warga yang mencoba melihat ke dalam. Di balik terali besi setinggi sekitar dua meter itu, tersimpan kisah duka yang memilukan.
Baca juga: Rumah di Grogol Jakbar Terbakar Dini Hari, 5 Orang Tewas
Satu keluarga beranggotakan lima orang tewas mengenaskan setelah terjebak saat api melahap rumah mereka sekitar pukul 02.12 WIB. Korban terdiri dari seorang nenek berinisial TGH (65), pasangan suami istri RS (42) dan AR (42), serta dua anak mereka, A (10) dan P (7).
Tragedi ini menyisakan peristiwa menyesakkan. Jasad sang nenek ditemukan di dekat tangga dalam kondisi hangus terbakar saat berusaha menyelamatkan diri menuju lantai atas.
Detik-detik rumah terbakarKebakaran bermula dari pecahnya keheningan malam di kawasan padat penduduk itu oleh suara percikan listrik dari tiang di depan rumah korban.
Septio (21), petugas keamanan setempat, menyebutkan warga mendengar suara letupan sebelum kebakaran membesar. Percikan dari kabel listrik di luar rumah diduga merembet ke tembok dan masuk ke dalam rumah.
Di teras rumah, kendaraan yang terparkir menjadi titik meluasnya api.
"Dari kabel tiang listrik, keluar api, nah udah gitu merembet ke kabel yang dalam situ. Dalam situ langsung nyambung ke listrik dalam. Nah, ada motor juga sama sepeda listrik di situ. Jadi meledak," tutur Septio.
Senada, Anto (45), tetangga korban, mengatakan api membesar setelah kendaraan di teras ikut terbakar dan meledak.
"Di dalam rumah itu ada motor Nmax, kayaknya bensin kena api meledak. Kena lagi di sebelahnya ada sepeda listrik, meledak juga mungkin. Nah jadi makin parah, makin cepat gitu apinya," kata Anto.
Baca juga: Sekeluarga Tewas dalam Kebakaran Rumah di Jakbar, Terjebak Kepulan Asap
Terjebak di dalam rumah tertutup rapatSaat api mulai melahap lantai satu, kelima penghuni rumah diduga tengah terlelap. Nenek korban tidur di lantai satu, sementara empat anggota keluarga lainnya berada di lantai dua.
Mereka terbangun ketika rumah sudah dipenuhi asap pekat dan api memblokade jalan keluar. Dalam kepanikan, para korban diduga berupaya menyelamatkan diri.
"Posisi mereka tuh pada lagi tidur semua, ditelepon juga kagak ada yang ngangkat. Nah, pas udah agak membesar apinya mungkin baru sadar kali ya," ujar Septio.
Namun, upaya tersebut terhalang oleh sistem keamanan rumah yang tertutup rapat. Bagian depan rumah dipasangi terali besi setinggi dua meter lengkap dengan gembok.





