Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Iran Umumkan Selat Hormuz Kini Terbuka

republika.co.id
20 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHRAN -- Iran mengumumkan Selat Hormuz sepenuhnya terbuka bagi seluruh kapal komersial dan akan tetap demikian selama masa gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.

“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur pelayaran bagi seluruh kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka selama sisa periode gencatan senjata,” kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melalui unggahan di media sosial X dilansir dari Aljazeera, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga
  • China Ungkap Alasan Jegal Resolusi PBB Membuka Selat Hormuz Lewat Hak Veto
  • Krisis Energi Hormuz Ancam Penerbangan Eropa, Stok Avtur Tersisa 6 Pekan
  • Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, Upaya Pembebasan Terus Berjalan

Gencatan senjata selama 10 hari disepakati antara Israel dan Lebanon pada Kamis malam. Namun, belum jelas apakah kelompok bersenjata Hizbullah, yang terlibat dalam pertempuran melawan invasi Israel di wilayah selatan Lebanon dalam konflik Iran, akan mengakui kesepakatan tersebut.

Araghchi menambahkan, pelayaran kapal melalui selat tersebut akan mengikuti jalur terkoordinasi yang telah diumumkan sebelumnya oleh Organisasi Pelabuhan dan Maritim Iran.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga mengonfirmasi melalui media sosial bahwa Selat Hormuz “sepenuhnya terbuka dan siap untuk aktivitas bisnis serta pelayaran penuh”. Namun, ia menegaskan bahwa blokade akan tetap diberlakukan hingga Iran mencapai kesepakatan dengan AS untuk mengakhiri perang.

Perang antara AS-Israel dan Iran yang dimulai pada 28 Februari telah menewaskan ribuan orang. Konflik tersebut sempat membuat Iran membatasi lalu lintas di Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia.

Di sisi lain, AS memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di kawasan Selat Hormuz dan Teluk setelah perundingan AS-Iran di Pakistan pada Ahad gagal mencapai terobosan.

Sebuah kapal terlihat berlabuh di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab, menyusul penutupan Selat Hormuz oleh Iran , 1 Maret 2026. - (EPA/Stringer)

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kecelakaan Maut Motor Adu Banteng dengan Toyota Kijang di Mamuju, 1 Tewas
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Mensos Ubah DTSEN Jadi Penerima Penyaluran Bansos 2026
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ketar-Ketir Harga Minyak Melonjak karena Perang Belum Reda, Apa Strategi Indonesia? | ULASAN ISTANA
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Fakta Menarik Pernikahan Siri Inara Rusli-Insanul: Tak Ada Bukti hingga Saksi
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
5 Fakta Bareskrim Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang hingga Cabai
• 10 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.