Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) memperbaharui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan menambahkan 25 ribu keluarga penerima manfaat (KPM). Pembaharuan DTSEN ini dilakukan oleh tim BPS pada triwulan II-2026.
Kemensos mengatakan ada sebanyak 77.014 keluarga yang belum memiliki desil, 27.176 keluarga diantaranya telah di survei secara langsung data lapangan. Menghasilkan 25.665 keluarga terdaftar sebagai kelompok desil 1-4 dan berpotensi mendapatkan penyaluran bantuan sosial (bansos) 2026.
"Pembaruan data dilakukan secara berkala untuk meningkatkan akurasi dan memastikan bansos tepat sasaran," ungkap Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, selepas pertemuan dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), dilansir dari Antara, Sabtu, 18 April 2026.
Mensos yang akrab disapa Gus Ipul menambahkan data ini belum tahap final, sehingga sangat memungkinkan adanya perubahan data baik penambahan atau pengurangan KPM.
Baca juga: Hanya Modal NIK KTP, Begini Cara Cek Desil di Aplikasi Cek Bansos
(Ilustrasi. Foto: dok MI)
11.014 KPM dikeluarkan dari daftar penerima bansos
Sementara itu, terdapat 11.014 KPM yang telah dikeluarkan dari daftar penerima bansos karena termasuk inclusion error (di luar kelompok sasaran).
Mensos memberikan fasilitas pengaduan untuk memprotes status penerima bansos yang tidak sesuai dengan memberikan bukti-bukti. Hal ini menjadi langkah pemerintah sebagai bentuk transparansi data dalam penyaluran bansos.
"Melalui langkah ini, Kemensos memastikan penyaluran bansos triwulan II-2026 lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran," ujar Gus Ipul. (Adrian Bachtiar)




