Persebaya dipaksa Madura United gigit jari di kandang sendiri setelah dipermalukan 1-2 dalam laga lanjutan Super League pekan ke-28 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, pada Jumat (17/4/2026).
Persebaya sudah kebobolan saat laga baru berjalan 12 menit lewat finishing spektakuler Luiz Marcelo Morais dos Rei atau Lulinha yang meluncur deras ke gawang Madura United.
Gol pemain berkebangsaan Brazil itu, membuat Persebaya tunduk tas Madura United hingga pertandingan babak pertama tuntas.
Berada di babak kedua, Persebaya tampil lebih menyerang. Namun upaya menyamakan kedudukan dengan cepat gagal diwujudkan oleh anak asuh Bernardo Tavares.
Kesulitan mencetak gol, Persebaya justru kembali dibuat sempoyongan oleh Madura United setelah Riquelme Souza pada menit ke-64 sukses memperdaya gawang Persebaya. Skor berubah menjadi 2-0.
Persebaya semakin kesulitan untuk membalikkan keadaan atau sekadar menyamakan kedudukan setelah dua gol Laskar Sape Kerab bersarang di gawang Bajul Ijo.
Bernardo Tavares Pelatih Persebaya mencoba meningkatkan daya gedor timnya. Pada menit ke-66, ia memasukkan Riyan Ardiansyah menggantikan Malik Risaldi untuk menambah energi di lini depan.
Kurang puas dengan satu pergantian, Tavares langsung melakukan tiga pergantian dengan memasukkan Mihailo Perovic, Ichas Baihaqi, dan Milos Raickovic menggantikan Gali Freitas, Toni Firmansyah, serta Pedro Matos.
Perubahan itu membuat intensitas serangan Persebaya meningkat.
Lebih lanjut, pada menit ke-79, Tavares kembali memasukkan pemain segar, yakni Koko Ari masuk menggantikan Catur Pamungkas untuk menambah dorongan dari sektor sayap.
Usaha keras Persebaya akhirnya membuahkan hasil. Menit ke-79, Riyan Ardiansyah berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Ia menyambar bola dari jarak dekat setelah menerima umpan matang dari Milos Raickovic.
Gol tersebut membuat tempo pertandingan semakin tinggi. Persebaya terus menekan, berusaha memanfaatkan momentum untuk mengejar gol penyeimbang.
Di tengah tekanan tuan rumah, Madura United hampir menambah keunggulan pada menit ke-85. Sebuah umpan silang berbahaya sempat melintas di depan gawang Persebaya. Beruntung, tidak ada pemain lawan yang berhasil menyambarnya.
Waktu yang tersisa semakin menipis, sementara Persebaya kembali mengalami kesulitan untuk menambah gol..
Pada menit ke-88, Persebaya melalui Mihailo Perovic mendapat peluang emas. Tapi sayang, sepakan kerasnya hanya membentur mistar gawang.
Tambahan waktu delapan menit membuat Persebaya semakin gencar menekan. Serangan demi serangan terus dilancarkan dengan harapan mencuri satu gol penyelamat.
Tapi hingga peluit panjang dibunyikan, Persebaya tidak mampu menyamakan kedudukan. Skuad Bajul Ijo harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor 1-2 di Stadion GBT Surabaya.(ris/faz)




