JAKARTA, KOMPAS.TV- Presiden Prabowo Subianto mengatakan Dharma Santi adalah momentum untuk saling memaafkan, memperkuat persaudaraan, dan meneguhkan nilai-nilai dharma dalam kehidupan.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo melalui Instagram @sekretariat.kabinet yang dipantau KompasTV, Jumat (17/4/2026).
“Setelah Nyepi, kita melangkah bersama dalam semangat harmoni, kedamaian, dan persatuan. Nilai Tat Twam Asih, hidup saling menghormati dan hidup seimbang adalah kekuatan bangsa kita,” ujar Prabowo.
Baca Juga: Jokowi Mania Tanggapi Aksi Demonstrasi Roy Suryo di DPR: Putus Asa dan Hanya Cari Sensasi
“Kita adalah bangsa yang besar, bangsa yang rukun dalam keberagaman, bangsa yang menjunjung tinggi toleransi dan perbedaan, berbeda tapi kita satu, bangsa yang mengedepankan gotong royong, kerja sama saling mendukung, saling mengasihi.”
Prabowo pun meyakini umat Hindu Indonesia akan menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni sosial, persatuan nasional, dan terus membangun Indonesia yang adil dan Makmur serta berdiri tegak di kaki kita sendiri.
“Bagi umat Hindu, mari kita selalu meneguhkan dan memegang kuat Tri Hita Karana, menjaga hubungan dengan sesama manusia, dengan alam, dan dengan Tuhan,” pinta Prabowo.
“Kita jaga kebersamaan, kita perkuat persatuan nasional, mari kita bersama membangun Indonesia yang adil dan Makmur.”
Baca Juga: Andrie Yunus: Saya Minta Bapak Presiden Bentuk TGPF dan Putuskan Kasus Diselesaikan Peradilan Umum
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengucapkan selamat merayakan Dharma Santi Nasional Tahun 2026, Tahun Baru Saka 1948, bagi saudara-saudara umat Hindu di seluruh Tanah Air.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- prabowo subianto
- prabowo
- dharma santi 2026
- dharma santi momentum memaafkan
- dharma santi perkuat persaudaraan





