Disdik Riau Larang Perpisahan Sekolah Mewah di Hotel, Ada Ancaman Sanksi

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menegaskan larangan bagi SMA/SMK Negeri dan SLB untuk menggelar acara perpisahan secara mewah, khususnya di hotel.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto yang menilai kegiatan perpisahan berbiaya tinggi berisiko membebani orang tua siswa di tengah kondisi ekonomi saat ini.

"Kita minta sekolah untuk menggelar perpisahan di sekolah saja. Apalagi kondisi saat ini sedang efisiensi. Jangan lagi menambah beban orang tua," kata SF Hariyanto, Jumat (17/4/2026).

Dia menegaskan pemerintah tidak akan ragu memberikan sanksi kepada sekolah yang tetap melaksanakan kegiatan perpisahan secara berlebihan.

"Akan kita berikan sanksi. Sekolah yang tidak mengikuti imbauan ini akan kita minta Disdik untuk panggil dan disanksi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya mengungkapkan bahwa pihaknya selama ini menerima banyak keluhan dari orang tua terkait iuran perpisahan yang dinilai memberatkan, terutama jika kegiatan digelar di hotel.

Baca Juga

  • Pemprov Sumbar Minta Dukungan Danantara untuk Percepatan Investasi Daerah
  • Pusri Gelar Pengobatan Gratis Klinik Sehati Batch 2
  • Samade dan BLU Kementerian Keuangan BPDP Bantu Sertifikasi Halal UMKM Sawit Sumsel

Menurutnya, pelaksanaan perpisahan di lingkungan sekolah justru lebih bermakna dan memiliki kedekatan emosional bagi siswa.

"Kegiatan di hotel umumnya memicu biaya tinggi, mulai dari sewa tempat, konsumsi, hingga dekorasi yang akhirnya dibebankan kepada orang tua," ucapnya.

Dia juga menambahkan, tidak sedikit orang tua yang sebenarnya merasa keberatan namun enggan menyampaikan secara terbuka karena khawatir menimbulkan polemik dengan pihak sekolah.

Disdik Riau menilai perpisahan tidak harus identik dengan kemewahan. Konsep sederhana di sekolah justru dinilai mampu membentuk karakter siswa agar tidak terbiasa dengan gaya hidup berlebihan.

Untuk itu, pihaknya meminta seluruh kepala sekolah, komite, serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) mendukung kebijakan tersebut.

"Jangan sampai kegiatan tambahan seperti perpisahan justru menjadi beban bagi orang tua siswa," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank Jago Hadirkan Fitur Pantau Portofolio, Permudah Nasabah Lacak Investasi
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia, Qatar Explore Sports, Tourism Cooperation
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Strategi Baru Indonesia Jaga Ketahanan Ekonomi Nasional
• 5 menit lalutvrinews.com
thumb
Iran Buka Sepenuhnya Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata di Lebanon
• 20 jam laludetik.com
thumb
Literasi Politik Anak Muda Jadi Kunci Masa Depan Demokrasi Indonesia
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.