Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Memadukan tradisi dan modernitas, karya Wregas Bhanuteja ini disebut memperkuat identitas budaya nasional.
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan industri perfilman nasional saat menghadiri Gala Premiere film terbaru karya sutradara Wregas Bhanuteja, Para Perasuk, di Epicentrum XXI, Jakarta.
Kehadiran Menteri Kebudayaan dalam acara tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung sineas tanah air yang terus berinovasi dengan mengangkat akar budaya Indonesia ke dalam layar lebar.
"Saya baru saja menyaksikan karya terbaru dari sutradara sekaligus penulis skenario yang telah berulang kali meraih penghargaan, Wregas Bhanuteja. Film ini sangat menarik, kuat, dan out of the box," ujar Fadli Zon, dikutip Jumat, 17 April 2026.
Menurut Fadli, Para Perasuk berhasil membawa profil perfilman Indonesia ke level yang lebih tinggi. Ia menilai film ini sukses memotret fenomena living culture atau budaya yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat Indonesia secara apik.
Kekuatan Narasi dan Diplomasi Budaya
Menteri Kebudayaan juga menyoroti detail teknis mulai dari penggarapan musik hingga pesan sosial yang disampaikan. Ia optimis film ini tidak hanya akan memikat penonton domestik, tetapi juga bersinar di panggung internasional.
“Melalui penggarapan musik, konteks cerita, serta pesan-pesan sosial dan kebaikan yang disampaikan, saya melihat film ini memiliki potensi besar untuk mendapatkan apresiasi luas di tingkat internasional serta meraih berbagai penghargaan,” tambahnya.
Para Perasuk sendiri mengangkat fenomena kesurupan yang dipandang dari sudut pandang praktik budaya dan kepercayaan lokal. Film ini mengeksplorasi dinamika antara dunia modern dan tradisi yang tetap bertahan, menciptakan refleksi mendalam mengenai spiritualitas dan identitas budaya.
Debut Layar Lebar Anggun C. Sasmi
Film ini bertabur bintang papan atas seperti Angga Yunanda, Maudy Ayunda, dan Indra Birowo. Menariknya, film ini juga menjadi debut akting layar lebar bagi penyanyi internasional Anggun C. Sasmi, yang kehadirannya diyakini memperkuat konflik sosial dan latar budaya dalam cerita.
Turut mendampingi Menbud Fadli Zon dalam acara tersebut adalah Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, serta dihadiri oleh para produser dan insan perfilman nasional.
Kementerian Kebudayaan berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya karya-karya yang unggul secara artistik sekaligus mampu menjadi medium diplomasi kultural di kancah global.
Dukungan terhadap ekosistem perfilman, mulai dari produksi hingga distribusi menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat posisi kebudayaan Indonesia di mata dunia.
Editor: Redaksi TVRINews





