JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah berkas perkara kasus penyiraman air keras dirinya diserahkan ke pengadilan militer, aktivis Kontras, Andrie Yunus, menyurati Presiden, meminta pembentukan tim gabungan pencari fakta independen.
Surat ini ditulis tangan oleh aktivis Kontras, korban penyiraman air keras oleh empat anggota TNI, dan akan diserahkan kepada Presiden Prabowo melalui Sekretariat Negara.
Dalam suratnya, Andrie Yunus menyinggung pengadilan militer dalam kasus penyiraman air keras tidak memiliki keabsahan dan meminta kasus ini dibawa ke pengadilan umum.
Andrie juga meminta Presiden Prabowo membentuk tim gabungan pencari fakta independen untuk kasus ini.
Baca Juga: Komnas HAM Tunggu Jawaban Panglima TNI, Penanganan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Disorot
#andrieyunus #prabowo #tni
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : kharismaningtyas
Sumber : Kompas TV
- noads
- andrie yunus
- kontras
- prabowo subianto
- penyiraman air keras
- pengadilan militer





