Tim SAR gabungan menghentikan pencarian Chistoper Rustam Muda Dua (21), mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Medan dan juga calon pastor yang tenggelam di kawasan Air Terjun Situmurun, Lumbanjulu, Toba, Sumatera Utara (Sumut). Penghentian dilakukan setelah tujuh hari dilakukan pencarian, namun korban belum ditemukan.
"Hari ini, hari ketujuh, pencarian korban dihentikan oleh petugas gabungan. Korban belum juga ditemukan," kata Kasi Humas Polres Toba Ipda Khairudin Sukriyatno dilansir detikSumut, Jumat (17/4/2026).
Khairudin mengatakan penghentian pencarian itu dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Dalam aturan tersebut, operasi pencarian dapat dihentikan apabila sudah berlangsung selama tujuh hari dan belum membuahkan hasil. Hal itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 Pasal 34 tentang Pencarian dan Pertolongan.
Selama proses pencarian, tim gabungan telah menyisir permukaan Danau Toba di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Berbagai upaya dilakukan untuk menemukan korban.
"Petugas juga melakukan penyelaman hingga kedalaman 50 meter. Selain itu, pemantauan dari udara menggunakan drone dilakukan di sekitar Air Terjun Situmurun sejauh 1,4 kilometer. Pemantauan dilakukan sejauh 900 meter ke arah Desa Hutanamora dan 500 meter ke arah Desa Jonggi Nihuta. Namun, tidak ada tanda-tanda korban mengapung di permukaan danau," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Christoper tenggelam tepatnya di kawasan Air Terjun Situmurun, Toba. Peristiwa itu berawal saat rombongan mahasiswa Unika Medan melakukan rekreasi ke Air Terjun Situmurun pada Sabtu (11/4). Mereka berlibur usai selesai mengikuti rekoleksi frater di Silimalombu, Samosir.
"Rombongan sebanyak 60 orang bersama satu pendamping, Romo RD Ngadiono, menggunakan kapal penumpang KM Sibole-Bole 01 dari Silimalombu," Kasi Humas Ipda Khairudin Sukriyatno, Selasa (14/4).
Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa itu langsung berenang di sekitar Air Terjun Situmurun. Selang 20 menit kemudian, korban sudah tidak terlihat lagi bersama rekan-rekannya.
Baca berita selengkapnya di sini.
(fca/fca)





