VIVA – Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa Selat Hormuz sepenuhnya terbuka, tetapi blokade angkatan laut AS terhadap Iran akan "tetap berlaku penuh."
"Selat Hormuz sepenuhnya terbuka dan siap untuk bisnis dan lalu lintas penuh, tetapi blokade angkatan laut akan tetap berlaku penuh dan efektif hanya untuk Iran, sampai transaksi kita dengan Iran selesai 100 persen," tulis Trump di Truth Social.
"Proses ini seharusnya berjalan sangat cepat karena sebagian besar poin sudah dinegosiasikan," kata Trump.
Pernyataan Trump muncul setelah Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan di platform media sosial X bahwa jalur untuk semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata di Lebanon.
- AI-Chatgpt
Trump juga mengatakan bahwa ia telah menerima panggilan dari Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) "menanyakan apakah kita membutuhkan bantuan," tetapi ia menolak tawaran tersebut dan menggambarkan NATO sebagai "macan kertas."
Trump lebih lanjut mengatakan bahwa Amerika Serikat telah "melarang" Israel melakukan serangan lebih lanjut di Lebanon setelah kesepakatan gencatan senjata, menambahkan bahwa Washington akan bekerja sama dengan Lebanon untuk "menangani" Hizbullah.
Pada hari Kamis, Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Iran "mungkin" akan melanjutkan pembicaraan tatap muka selama akhir pekan ini karena upaya masih dilakukan untuk mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik.
Trump mengatakan dia akan mempertimbangkan untuk mengunjungi Pakistan jika kesepakatan damai tercapai antara kedua pihak untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berminggu-minggu.
"Jika kesepakatan ditandatangani di Islamabad, saya mungkin akan pergi," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih. (Xinhua)





