Pria di NTB Ditangkap, Diduga Lakukan Kekerasan Seksual pada Siswi SLB

metrotvnews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Mataram: Pelaku dugaan kekerasan seksual terhadap seorang siswi sekolah luar biasa (SLB) penyandang tunawicara, ditangkap. Tersangka berinisial NA, 43, warga Kecamatan Kayangan. Kasus terungkap setelah adanya laporan dari keluarga korban.

“Berdasarkan laporan tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap identitas pelaku melalui penelusuran rekaman CCTV,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Utara AKP I Komang Wilandra melalui sambungan telepon, Jumat, 17 April 2026, melansir Antara.

Ia menjelaskan peristiwa pelecehan terjadi saat korban pulang sekolah pada Selasa, 7 April 2026. Korban yang baru mengenal pelaku sehari sebelumnya, mengikuti ajakan untuk pergi bersama menggunakan sepeda motor. Pelaku kemudian membawa korban ke lokasi sepi di Desa Anyar, Kecamatan Bayan, dan diduga melakukan tindak kekerasan seksual.

“Mereka tidak memiliki hubungan. Pelaku baru mengenal korban sehari sebelumnya dan mengajaknya pergi saat korban pulang sekolah,” ungkap dia. 


Polisi berseragam bebas menunjukkan barang bukti dan pelaku rudapaksa siswi SLB penyandang tunawicara di Lombok Utara, NTB, Jumat (17/4/2026). (ANTARA/HO-Polres Lombok Utara)

Setelah kejadian, pelaku mengantar korban kembali ke warung di depan sekolah dan memberikan uang sebesar Rp15 ribu sebelum meninggalkan korban. Korban kemudian pulang ke rumah dan menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya menggunakan bahasa isyarat.

Mendapat laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan menelusuri rekaman CCTV serta memeriksa saksi-saksi yang melihat korban bersama pelaku. Dari hasil penyelidikan, identitas pelaku berhasil diungkap dan pada Kamis, 16 April 2026, tersangka ditangkap di wilayah Kota Mataram dengan bantuan personel Polda NTB dan Polresta Mataram.

“Dari barang yang dibawa, diduga pelaku berencana melarikan diri,” ujar Komang.

Baca Juga :

Polisi Tangkap Pria di Nagan Raya, Diduga Lecehkan Perempuan di UKS
Polisi menduga pelaku telah merencanakan perbuatannya. Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya korban lain.

“Sejauh ini baru satu korban, namun kami masih melakukan pendalaman,” kata dia.

Selain itu, Polres Lombok Utara juga memberikan pendampingan kepada korban untuk pemulihan trauma akibat peristiwa tersebut.

“Korban masih mengalami trauma, sehingga kami turut memberikan pendampingan,” ungkap Komang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jumpa Timnas Vietnam U-17 di Laga Terakhir Fase Grup A Piala AFF U-17 2026, Pengamat Beberkan PR yang Harus Dituntaskan Kurniawan
• 9 jam lalubola.com
thumb
Daftar Harga BBM Pertamina Usai Naik Per 18 April 2026, Dexlite Tembus Rp23.600
• 8 jam laludisway.id
thumb
SPT Badan Belum Siap? Tenang, Bisa Perpanjang hingga 2 Bulan Lewat Coretax
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Transportasi Online Dinilai Jadi Penyangga Ekonomi RI, Ciptakan 2,9 Juta Pekerja
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Jasad Bayi Dalam Kresek Merah Mengambang di Sungai Cipurut
• 6 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.