Bonek Cium Aroma Mencurigakan Usai Persebaya Kalah 1-2 di GBT, Sebut Misi Penyelamatan Madura United dari Zona Degradasi

harianfajar
10 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, SURABAYA – Persebaya Surabaya kalah 1-2 dari Madura United pada pekan ke-28 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (17/4/2026). Hasil ini membuat Bonek mencium aroma mencurigakan. Bahkan menuding laga tersebut adalah misi untuk menyelamatkan Madura United dari zona degradasi..

Persebaya Surabaya saat ini menempati posisi keenam dengan 42 poin dari 28 pertandingan. Namun, posisi mereka rawan digeser oleh Persita Tangerang dan Dewa United yang masing-masing hanya tertinggal 1 dan 2 poin. Kedua tim tersebut bahkan belum memainkan laga pekan ke-28, sehingga peluang mereka merebut posisi Persebaya masih terbuka lebar.

Bagi Madura United hasil membawa pulang 3 poin dari kandang Bajol Ijo membuat mereka untuk sementara terlepas dari zona degradasi. Mereka merangkak ke posisi 14 klasemen sementara dengan 26 poin. Hanya berjarak 2 poin dari PSM Makassar yang tepat di atas mereka.

Gol-gol dari Lulinha (menit ke-12) dan Riquelme Sousa (menit ke-64) membuat Madura United membuat mereka semringah. Sementara Persebaya hanya mampu membalas lewat Riyan Ardiansyah pada menit ke-82. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tim berjuluk Green Force yang tengah berjuang mempertahankan posisi di papan atas.

Respons Pedas Bonek Kritik Manajemen dan Pelatih

Pasca pertandingan, Bonek langsung memberikan respons menohok melalui kolom komentar di media sosial. Kritik terutama diarahkan pada manajemen dan kebijakan pelatih, yang dianggap gagal membawa tim ke jalur kemenangan.

“Misi penyelamatan Madura dari Zona Degradasi,” tulis akun @rnldyxn.

“#digembosimanajemen #enjoyazasampekkiamat,” jelas akun @lupalupaxingat.

“MANAJEMENT PERSEBAYA CUMA PINTAR CARI UANG TAPI TIDAK PINTAR CARI PEMAIN….KALAU TIM MU BAGUS UANG AKAN DATANG SENDIRI TANPA KALIAN CARI,,STADION BAKALAN FULL TERUS..SPONSOR JUGA TANPA DIMINTA. ITU KALAU PERSEBAYA TIM BAGUS,” beber akun @tifosi_psby.

Selain itu, kritik juga menyasar taktik pelatih yang dianggap tidak jelas dan menyebabkan kekalahan beruntun setelah pergantian pelatih Tavares.

“Sejak ganti pelatih Tavares, Persebaya wes kalah 5x, termasuk dipermak Borneo & Persija,” kata @adiet_didiet.

“Pelatih seng digadang membawa Persebaya menuju persaingan juara, tapi boong,” pungkas @baaaayyy__.

Evaluasi Tim dan Manajemen Jadi Fokus Selanjutnya

Kendati demikian, evaluasi dari tim pelatih dan manajemen Persebaya Surabaya menjadi hal yang paling dinantikan oleh para penggemar dan pengamat sepak bola. Bagaimana mereka merespons kekalahan menyakitkan ini dan strategi apa yang akan diterapkan untuk mengembalikan performa tim, menjadi sorotan utama ke depan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadiri Haul Lirboyo, Wali Kota Kediri Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Keteladanan Ulama
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Sebanyak 3,7 Juta Wajib Pajak Belum Lapor SPT, DJP Targetkan Rampung Akhir April 2026
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Evaluasi IGRS Jadi Momentum Dukung Industri Gim Indonesia
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Feri Amsari Dijerat 2 Laporan di Polda Metro Jaya, Begini Tindak Lanjutnya
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
LPEI Kucurkan Kredit Rp13,7 Triliun, Industri Jatim Serap 25 Persen
• 12 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.