Takut Dikembalikan ke Nusakambangan, Psikis Ammar Zoni Terganggu

tabloidbintang.com
5 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Menjelang sidang putusan yang dijadwalkan berlangsung pekan depan, kondisi Ammar Zoni dikabarkan semakin memprihatinkan. Ia saat ini masih menjalani masa penahanan di Lapas Narkotika Cipinang, sambil menunggu keputusan hakim atas kasus yang menjeratnya.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh sang adik, Aditya Zoni. Ia melihat adanya perubahan signifikan, baik dari segi fisik maupun kondisi mental Ammar.

Menurut Aditya, wajah sang kakak terlihat jauh lebih pucat dibanding sebelumnya. Kondisi itu diduga akibat tekanan berat yang dirasakan menjelang putusan sidang, hingga berdampak pada pola makan dan waktu istirahatnya.

"Kemarin kelihatan agak pucat ya. Dia sendiri bilang kurang makan, kurang tidur, mikirin itu putusan terus. Fisiknya juga lebih kurus karena jarang makan," ungkap Aditya Zoni.

Rasa cemas yang dialami Ammar bukan tanpa alasan. Aditya mengungkapkan bahwa kakaknya diliputi ketakutan jika nantinya harus kembali dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, yang dikenal memiliki sistem pengamanan sangat ketat.

"Bang Ammar agak sedikit ada beban, deg-degan, takut dikembalikan lagi ke Nusakambangan. Jadi butuh support sekali," tuturnya lagi.

Melihat kondisi tersebut, Aditya berupaya menjaga kestabilan mental kakaknya dengan cara menyaring berbagai informasi dari luar. Ia sengaja tidak menyampaikan kabar-kabar negatif yang berpotensi memperburuk kondisi psikologis Ammar, termasuk isu terkait mantan istrinya, Irish Bella.

"Berita-berita di luar sana yang bisa membuat Bang Ammar mentalnya down itu aku keep. Aku selalu kasih berita yang positif-positif saja," tegas Aditya.

Saat ini, keluarga hanya bisa berharap keputusan terbaik dari majelis hakim. Mereka menilai bahwa Ammar lebih membutuhkan proses pemulihan dibanding hukuman penjara semata.

"Harapan saya mudah-mudahan Bang Ammar bisa rehabilitasi karena itu yang dia butuhkan. Bukan dikembalikan ke Nusakambangan karena bukan itu kapasitasnya. Dia butuh penanganan pengobatan," pungkasnya penuh harap.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Geger! Nelayan Pangkep Temukan Sabu 1 Kg Terbungkus Plastik di Pesisir Pantai
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Bos Buruh Minta Bertemu Prabowo Jelang May Day 2026, Bawa 8 Tuntutan Ini
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Apa Itu Saham Preferen? Bedanya dengan Saham Biasa
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polda Sumut Tangani Kasus Video Viral Penganiayaan 4 Oknum Polisi Acungkan Senjata Api Di Tempat Tukang Pangkas
• 13 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Ancol Tawarkan Harga Flat, Satu Mobil Beramai-ramai Cuma Rp 120 Ribu
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.