JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Pertamina Persero menegaskan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak nonsubsidi hanya berlaku pada Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara, harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami perubahan harga.
Demikian Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyampaikan sebagaimana laporan Jurnalis Kompas TV Cindy Permadi, Sabtu (18/4/2026).
Menurutnya, penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada keputusan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
“Penyesuaian harga BBM Non Subsidi mengacu pada Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022,” ucap Baron.
“Keputusan penyesuaian harga hanya berlaku pada Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex. Sedangkan harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga.”
Baca Juga: Resmi! Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi per 18 April 2026, Berikut Rinciannya
Selanjutnya, kata Baron, PT Pertamina akan terus memonitor dinamika harga minyak dunia dengan berkoordinasi pada pemerintah. Sehingga, Pertamina dapat memastikan keberlanjutan pasokan energi dalam keadaan aman.
“Pertamina tetap memonitor dinamika harga minyak dunia dan berkoodinasi intensif dengan pemerintah untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi nasional,” ucapnya.
Sebagaimana diberitakan, Pertamina resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite yang berlaku mulai 18 April 2026.
Menurut laman resmi Pertamina, Sabtu (18/4/2026), di pulau Jawa harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.400 per liter, melonjak dari sebelumnya yang dibanderol Rp13.100 per liter. Kemudian Pertamina Dex naik menjadi Rp23.900, dari sebelumnya yang dijual Rp14.500 per liter.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- harga bbm
- bbm
- bbm nonsubsidi
- harga bbm nonsubsidi naik
- pertamina
- menteri esdm





