Iran Umumkan Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Turun Hampir 10 Persen

narasi.tv
3 jam lalu
Cover Berita

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, secara resmi mengumumkan bahwa Selat Hormuz telah dibuka sepenuhnya untuk dilalui kapal-kapal dagang. Pernyataan ini disampaikan setelah tercapainya gencatan senjata antara Lebanon dan Israel, yang menjadi momentum penting bagi stabilitas di wilayah Timur Tengah.

Menurut Araghchi, pembukaan selat tersebut berlaku selama sisa masa gencatan senjata dan jalur pelayaran akan berjalan melalui rute terkoordinasi yang telah diumumkan oleh Organisasi Pelabuhan dan Maritim Republik Islam Iran.

“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur pelayaran bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka selama sisa periode gencatan senjata,” ujar Araghchi dalam unggahan di X, dilansir Al Jazeera, Jumat (17/4/2026).

Iran menegaskan bahwa pembukaan selat ini merupakan bagian dari kesepakatan untuk mendukung perdamaian dan mengurangi ketegangan geopolitik yang selama ini mempengaruhi jalur perdagangan minyak global.

Araghchi juga menegaskan bahwa jalur pelayaran kapal akan tetap mengikuti rute yang telah dikoordinasikan oleh otoritas maritim Iran.

Dampak Pembukaan Selat Terhadap Harga Minyak Dunia

Pengumuman Iran mengenai pembukaan Selat Hormuz menyebabkan harga minyak dunia mengalami penurunan signifikan dalam waktu singkat.

Dikutip dari Reuters, Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun sebesar hampir 10%, mencapai sekitar 85 dollar AS per barel, sementara minyak mentah Brent menurun hingga 8,5%. Penurunan harga ini merupakan refleksi langsung dari harapan pasar terhadap stabilitas pasokan minyak yang terjamin melalui jalur perdagangan yang kembali terbuka.

Tidak hanya pasar minyak, pasar saham AS juga merespons kabar baik ini dengan antusiasme yang positif. Indeks S&P 500 naik sekitar 1,2%, Dow Jones Industrial Average melonjak hingga 1,8%, dan indeks Nasdaq Composite yang dipenuhi saham-saham teknologi juga mencatat kenaikan 1,5%. Kenaikan serupa juga terlihat di pasar saham Eropa, dengan indeks Stoxx 600, DAX Jerman, dan FTSE Inggris mengalami peningkatan, yang mencerminkan optimisme investor global akan meredanya konflik dan ketegangan geopolitik.

Sikap Presiden AS Donald Trump

Meskipun Selat Hormuz dinyatakan terbuka oleh Iran, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap memberlakukan blokade penuh terhadap pelabuhan Iran.

Trump menyatakan bahwa blokade tersebut akan terus berlangsung hingga ada kesepakatan damai yang sempurna dengan Iran, yang ia sebut sebagai sebuah “transaksi”. Pernyataan ini menunjukkan adanya ketidakpastian dan ketegangan yang masih berlanjut terkait kebijakan AS terhadap Iran, terutama masalah keamanan dan kontrol jalur pelayaran di wilayah tersebut.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, memberikan peringatan keras bahwa jika blokade oleh AS terus berlanjut, Selat Hormuz berpotensi ditutup kembali. Dalam sebuah unggahan di media sosial, Ghalibaf menegaskan bahwa lalu lintas di Selat Hormuz akan diatur berdasarkan rute yang telah ditetapkan dan hanya dengan izin dari Iran.

“Dengan berlanjutnya pengepungan, Selat Hormuz tidak akan tetap terbuka,” tulis Ghalibaf lewat akun media sosial X miliknya, Sabtu (18/4/2026).

“Status terbuka atau tertutupnya selat dan peratutran yang berlaku atasnya ditentukan oleh situasi di lapangan, bukan oleh media sosial,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis BERI CINTA WAKTU SCTV Episode 216 Hari Ini Jumat 17 April 2026: Rumah Naura Dihancurkan, Sosok Misterius di Resto Bikin Tegang
• 20 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Komdigi Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Kebocoran IGRS
• 23 jam lalukompas.com
thumb
TNI Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Gempa dan Tsunami Bengkulu
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Update Gempa Terkini M 5,8 Guncang Bolaang Uki Sulut, Getaran Terasa hingga Gorontalo
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Industri Besar Lirik Potensi Kacang Tanah RI, Sumedang Disiapkan Jadi Basis 1.000 Hektar
• 8 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.