WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan tak memperpanjang gencatan senjata jika perundingan damai Iran-AS gagal.
Gencatan senjata AS-Iran yang berlangsung selama 20 hari dilaporkan bakal berakhir pekan depan.
Segera berakhirnya gencatan senjata membuat perundingan Iran-AS yang kedua akan krusial.
Baca Juga: Iran Kukuh atas Pengayaan Uranium, Tak Akan Pernah Memindahkannya dan Dianggap Sakral
Sebelumnya perundingan damai pertama yang dilakukan pekan lalu mencapai kebuntuan.
“Mungkin saya tak akan memperpanjang,” kata Trump saat ditanya apakah akan memperpanjang gencatan senjata jika perundingan gagal dikutip dari CNN, Sabtu (18/4/2026).
Ia bahkan tak menutup kemungkinan penyerangan ke Iran akan kembali dilakukan.
“Mungkin saya tak akan memperpanjangnya, jadi Anda harus memblokade, dan sayangnya kami akan mulai menjatuhkan bom lagi,” ucapnya.
Pernyataan Trump muncul setelah delegasi Iran dan AS akan berangkat ke Pakistan pada akhir pekan ini.
Baca Juga: Presiden Iran Inginkan Perdamaian di Kawasan, Sebut Lawan yang Berhasrat Ciptakan Ketidakstabilan
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : CNN
- donald trump
- gencatan senjata
- tak memperpanjang gencatan senjata
- iran
- perundingan damai





