HARIAN FAJAR, PAREPARE – Laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/26 antara PSM Makassar dan Borneo FC Samarinda di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Parepare, Sabtu (18/4) malam ini bakal seru. Kedua tim mengusung misi yang berbeda, namun tujuannya sama: wajib menang. Tuan rumah ingin menghindari zona degradasi, sedangkan sang tamu harus memepet Persib Bandung di puncak klasemen.
Makanya laga ini menjadi momen krusial yang dapat menentukan arah perburuan gelar musim ini. Dengan hanya tujuh pertandingan tersisa, setiap poin yang diraih sangat berharga,. Saat ini Borneo FC berada di posisi kedua klasemen dengan selisih empat poin dari pemuncak Persib Bandung.
PSM Makassar saat ini berada di posisi ke-13 dengan 28 poin. Jika kalah posisinya bahaya.
Tekanan Besar dan Misi Borneo FCPelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa timnya datang ke Parepare dengan tekad bulat untuk membawa pulang tiga poin demi menjaga asa juara tetap hidup. “Kami datang ke sini dengan catatan harus membawa tiga poin jika ingin terus bersaing di papan atas,” katanya.
Lefundes menambahkan bahwa laga ini bukan sekadar mengejar angka. Melainkan, menjaga momentum dan membuktikan bahwa timnya layak berada di jalur juara.
Dia sadar bahwa menghadapi PSM di kandang lawan bukan perkara mudah. Apalagi dengan dukungan penuh dari suporter tuan rumah dan karakter permainan keras tim Juku Eja.
Borneo FC bertekad untuk memangkas selisih poin dengan tim di posisi pertama dan ketiga. “Semoga kami bisa berjuang dengan bagus dan memangkas selisih poin dengan tim di posisi pertama dan ketiga,” pungkas Lefundes.
Waspada Dua Pemain Borneo FCAsisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menyadari bahwa menghadapi Borneo FC bukanlah hal yang mudah. Ia menyebut dua pemain Borneo FC, Peralta dan Villa, sedang dalam performa terbaiknya dan menjadi ancaman serius bagi timnya.
“Kami sadar betul kalau Borneo FC adalah tim yang sangat konsisten musim ini bersama Persib Bandung. Selain itu dua pemain mereka, Peralta dan Villa juga sedang dalam performa terbaiknya,” jelas Amiruddin saat sesi pre match press conference.
Meski demikian, Amiruddin menuntut anak asuhnya untuk menunjukkan karakteristik permainan PSM yang agresif, intens, dan penuh semangat agar dapat mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
“Kami juga menegaskan bila PSM bermain di kandang dan pastinya akan didukung suporter. Jadi saya berharap para pemain mampu untuk menjalankan strategi yang sudah kami siapkan,” katanya.
Lebih lanjut, eks penyerang PSM itu menegaskan bahwa hasil akhir pertandingan akan diserahkan kepada yang di atas, namun yang pasti para pemain harus memperlihatkan identitas permainan PSM.
“Selain itu kami ingin para pemain menunjukkan identitas permainan PSM yaitu agresif, intens dan bermain dengan spirit. Soal hasil akhir kami serahkan pada yang di atas,” pungkasnya.
Kondisi Klasemen dan Implikasi PertandinganPertandingan ini menjadi sangat penting bagi kedua tim untuk meraih poin maksimal. Bagi Borneo FC, kemenangan akan semakin membuka peluang juara, sedangkan bagi PSM, hasil positif sangat dibutuhkan untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Dengan dukungan penuh dari suporter di Stadion Gelora BJ Habibie, PSM berharap dapat memanfaatkan momentum ini untuk menunjukkan identitas permainan mereka. Sementara itu, Borneo FC datang dengan misi senyap namun penuh tekad untuk membawa pulang tiga poin penting demi menjaga peluang juara tetap hidup di kompetisi BRI Super League musim ini.





