Tujuh Hari Pencarian Tanpa Hasil, Tim SAR Hentikan Pencarian Mahasiswa Tenggelam di Air Terjun Situmurun

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Toba, tvOnenews.com - Setelah tujuh hari penuh upaya pencarian yang intensif, operasi pencarian mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas Siantar, Frater Chistoper Rustam Muda Dua (21), yang tenggelam di kawasan Air Terjun Situmurun, Desa Jonggi Nihuta, Kecamatan Lumban Julu, akhirnya resmi diakhiri hari Jumat (17/4/2026).

Meskipun berbagai upaya maksimal telah dilakukan, nasib berkata lain. Jasad mahasiswa semester II Fakultas Filsafat tersebut hingga saat ini masih belum berhasil ditemukan dan diduga masih berada di kedalaman Danau Toba.

Keputusan menghentikan operasi ini disampaikan langsung oleh Koordinator Penyelamatan dan Pencarian (Basarnas) Danau Toba, Erikson Gultom, kepada keluarga korban. Menurutnya, hal ini sesuai dengan prosedur dan undang-undang yang berlaku, di mana masa pencarian standar dilaksanakan selama tujuh hari.

"Mohon maaf, pencarian untuk korban berakhir hari ini. Selama ini kita sudah lakukan berbagai upaya, penyisiran hingga penyelaman. Namun Tuhan berkehendak lain," ujar Erikson dengan nada prihatin.

Meski operasi resmi dihentikan, Erikson menegaskan bahwa pemantauan akan tetap dilakukan. Jika di kemudian hari jasad korban ditemukan, proses penanganan akan segera dibuka kembali.

Menerima keputusan tersebut dengan hati yang berat, keluarga korban akhirnya merelakan kepergian buah hati mereka untuk selama-lamanya di perairan Danau Toba.

Dengan suara terbata-bata menahan tangis, ayah korban, Irminus Setir (50), didampingi sang ibu Nuriani Boru Simbolon, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu membantu selama satu minggu terakhir.

"Hanya rasa syukur dan terima kasih yang tak terhingga buat saudara-saudara semua. Keterlibatan kalian semua adalah kebanggaan luar biasa bagi keluarga kami yang tak bisa diucapkan dengan kata-kata," ucap Irminus.

Ia pun menyebutkan rasa bangga atas bantuan yang diberikan mulai dari instansi resmi hingga masyarakat umum. "Terima kasih kepada Basarnas, BPBD Kabupaten Toba, TNI AL, Polsek, Koramil Lumban Julu, PT Regal Springs Indonesia, Pemkab Toba, relawan, paranormal, hingga seluruh masyarakat yang tidak kenal lelah," tambahnya.

Di tengah kesedihan, keluarga menunjukkan ketabahan yang luar biasa. Mereka ikhlas menerima takdir dan mendoakan agar almarhum bahagia di sisi-Nya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nasib Lima Tersangka Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Masih Terbuka untuk Berdamai
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Dampak Mengerikan Harga Avtur Melejit, Maskapai Nigeria Bakal Setop Penerbangan Mulai 20 April
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
【Berita Terlarang】 Menargetkan Kaum Muda? Kampanye Donasi Organ di Kampus Yunnan, Tiongkok  Picu Pertanyaan
• 2 jam laluerabaru.net
thumb
Gunung Semeru Erupsi Sabtu Pagi, Abu Vulkanik Mengarah ke Barat Daya
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Wondr Kemala Run 2026 Ajak Masyarakat Sehat Sambil Berbagi
• 4 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.