HARIAN FAJAR, BANDUNG – Panggung sejarah baru siap terhampar bagi pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak. Arsitek asal Kroasia ini layak jadi legenda Pangeran Biru. Dia hanya membutuhkan 2 poin untuk melampaui rekor abadi juru taktik legendaris Persib, Indra M. Thohir. Caranya, cukup mengalahkan Dewa United Senin (20/4/2026).
Saat ini, nama Indra Thohir masih bertengger kokoh di puncak singgasana pelatih Persib tersukses secara akumulasi poin. Selama tiga periode kepemimpinannya (1994/1995, 1999-2001, dan 2005), sang legenda mengumpulkan total 200 poin dari 113 pertandingan dengan statistik 58 menang, 26 imbang, dan 29 kalah.
Namun, dominasi puluhan tahun tersebut kini terancam oleh laju impresif Bojan Hodak. Sejak menakhodai Maung Bandung, Hodak telah mengoleksi 199 poin. Artinya, pelatih berkepala plontos ini hanya membutuhkan tambahan 2 poin lagi—atau satu kemenangan—untuk resmi mengudeta posisi Indra Thohir sebagai “Raja Poin” Persib.
Kelebihan Bojan Hodak
Jika menilik data, statistik Bojan Hodak tergolong sangat mengerikan. Dibandingkan Indra Thohir yang meraih 200 poin dalam 113 laga, Hodak berhasil meraih 199 poin hanya dalam 94 pertandingan.
Kelebihan utama Bojan terletak pada pertahanan baja dan efektivitas taktik. Dari 94 laga tersebut, ia hanya menelan 9 kekalahan, angka yang sangat minim untuk durasi tiga musim.
Kemampuannya mengubah mentalitas pemain menjadi petarung yang sulit dikalahkan menjadikannya pelatih yang tidak hanya dicintai Bobotoh karena hasil akhir, tetapi juga karena stabilitas yang ia berikan kepada tim.
Momentum di Banten International Stadium
Momen bersejarah ini diprediksi akan pecah pada pekan ke-28 Super League 2025/2026. Persib Bandung dijadwalkan bertamu ke markas Dewa United di Banten International Stadium pada Senin (20/4/2026).
Kemenangan di laga ini tidak hanya akan membawa tiga poin untuk klasemen, tetapi juga menahbiskan nama Bojan Hodak dalam buku rekor abadi klub.
Menanggapi potensi besar ini, Bojan Hodak tetap merendah. Baginya, melampaui nama besar seperti Indra Thohir adalah sebuah kehormatan besar yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
“Saya tidak merasa tertekan, tapi itu hal yang bagus, menyenangkan. Rekor apa pun itu bagus,” ungkap Hodak lugas, dilansir dari laman resmi klub.
Hodak menyadari betul besarnya jasa Indra Thohir bagi sejarah Persib, sehingga ia melihat rekor ini sebagai bentuk apresiasi terhadap konsistensi tim yang ia asuh.
“Mencapai itu berarti sesuatu yang penting, karena beliau (Indra Thohir) melatih di sini bertahun-tahun dengan hasil luar biasa. Melampaui beliau tidak mudah, jadi itu pencapaian yang bagus,” tambahnya.
Peluang Hodak untuk menjauhkan selisih poin pun masih sangat terbuka lebar. Dengan musim yang masih berjalan dan potensi perpanjangan kontrak di masa depan, Bojan Hodak tidak hanya akan melampaui rekor tersebut. Bisa jadi akan mencatatkan angka yang sulit dikejar oleh pelatih manapun di masa yang akan datang.
Apakah sejarah itu akan tercipta hari Senin nanti? Layak dinantikan. (*)





