Penulis: Akhmad Rizky
TVRINews, Hulu Sungai Tengah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, menggelar Focus Group Discussion (FGD) di ruang auditorium untuk merumuskan upaya percepatan pengadaan lahan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Dalam forum tersebut disampaikan, saat ini terdapat 16 desa yang sedang dalam proses pembangunan gerai koperasi. Selain itu, enam desa telah memiliki aset lahan, serta tiga desa memanfaatkan aset milik pemerintah kabupaten untuk pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih.
Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan seluruh pihak guna mempercepat pengadaan lahan sebagai dukungan terhadap program pemerintah pusat.
“Koperasi desa dapat mengendalikan harga kebutuhan pokok, meningkatkan nilai tukar pertanian, menurunkan peran tengkulak, menekan inflasi dan kemiskinan ekstrem, serta meningkatkan akses pembiayaan mikro. Dari sisi sosial, koperasi juga dapat menciptakan lapangan kerja, memperluas layanan dasar, dan mendorong partisipasi perempuan, pemuda, serta penyandang disabilitas,” ujar Samsul Rizal, Jumat, 17 April 2026
Pemerintah daerah berharap keberadaan koperasi desa ini mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, meningkatkan nilai tukar pertanian, serta menekan praktik tengkulak.
Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), saat ini tersedia 17 lahan milik masyarakat yang berpotensi dibeli untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Kegiatan FGD ini turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan SKPD, serta para camat se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Editor: Redaktur TVRINews





