Menhaj Tegaskan Komitmen Lindungi Jamaah Haji Sejak Embarkasi

republika.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyebut pelayanan yang diberikan petugas kepada jamaah haji harus mengedepankan perlindungan dan inklusivitas, terutama bagi jamaah kelompok rentan.

Hal itu disampaikan Irfan saat melantik secara resmi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi se-Indonesia Tahun 1447 H/2026 M. Ia menjelaskan embarkasi menjadi ruang pertama tempat kehadiran negara dapat dirasakan oleh jamaah haji, sehingga dibutuhkan pelayanan terbaik dari para petugas.

Baca Juga
  • Hampir Tujuh Ton Ikan Sapu-Sapu Ditangkap dalam Sehari di Jakarta, Paling Banyak dari Setu Babakan
  • Arab Saudi Perketat Akses ke Makkah Jelang Musim Haji 2026
  • Bukan Perang Pura-Pura, Aljazeera Ungkap Pertarungan Iran VS Israel Penuh Darah Berbalut Teknologi

"Lansia, penyandang disabilitas, perempuan, dan kelompok rentan lainnya harus menjadi perhatian utama, bukan sekadar pelengkap," katanya dalam keterangan, Sabtu (18/4/2026).

Integritas petugas juga menjadi sorotan utama. Gus Irfan, sapaan akrabnya, mengingatkan bahwa kepercayaan jamaah adalah hal yang tidak boleh dikhianati.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Tidak boleh ada penyalahgunaan kewenangan atau pelayanan yang diskriminatif. Petugas haji harus menjadi teladan dalam kejujuran dan akhlak pelayanan," ujarnya.

Terkait skema murur dan tanazul, Gus Irfan menyebutnya sebagai bagian dari upaya perlindungan dan kemudahan bagi jamaah. Ia menekankan pentingnya pendataan yang valid serta penjelasan yang utuh kepada jamaah.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Influencer jadi “Penentu Kehidupan”: Bahaya Appeal to Authority di Media Sosial
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Kementerian Ekraf Dorong Fesyen Berkelanjutan Lewat Dressponsible Vol.2
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Mendikti Buka Suara soal Grup Chat Mesum FHUI hingga Pelecehan Guru Besar
• 12 jam laludetik.com
thumb
Optimalisasi KRL Tanah Abang-Rangkasbitung
• 6 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.