Pemprov DKI Jakarta menggelar sebuah acara yang berjudul Malam Renungan Suci untuk Kedamaian Dunia di Monas. Acara yang digelar khidmat ini dihadiri oleh ribuan masyarakat dari berbagai latar belakang dan keyakinan.
Dalam acara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan pesan damai dari ibu kota Indonesia untuk dunia, yang kini masih dilanda ketegangan.
"Malam ini kita menunjukkan kepada dunia, bahwa Indonesia adalah rumah bagi nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan perdamaian. Dari Jakarta, kita mengirimkan pesan moral bahwa kedamaian adalah tanggung jawab yang harus terus dijaga," ujar Pramono dalam sambutannya di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (18/4) malam.
Sebagai wujud nyata komitmen Jakarta sebagai Kota Global (Global City), Pramono memastikan ibu kota selalu memberikan ruang berekspresi yang setara bagi seluruh umat beragama.
"Bagi saya pribadi, bukan jumlahnya yang utama, tetapi ini menunjukkan bahwa keberagaman, perbedaan, itu bukan sesuatu yang harus kemudian dipertajam. Saya akan menjadi Gubernur bagi semua kelompok, semua agama, semua golongan, semua suku, tidak membedakan," tegas Pramono.
Pramono juga mengajak warga untuk menggali kedamaian sejati dari dalam diri sendiri melalui sikap saling menghormati, bukan sekadar lewat forum-forum besar.
"Jadikan malam ini sebagai titik awal untuk memperkuat komitmen kita bersama. Dari Jakarta, kita kirimkan pesan damai untuk dunia. Semoga doa-doa yang kita panjatkan membawa keberkahan bagi umat manusia," pungkasnya.
Acara Malam Renungan Suci ini diselenggarakan oleh Gema Sadhana bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Melibatkan ribuan peserta dan tokoh agama lintas iman, doa bersama ini sengaja digelar di tengah memanasnya geopolitik internasional guna memohon stabilitas global dan memperkuat solidaritas antar anak bangsa.





