Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menetapkan tarif baru TransJakarta rute Blok M–Bandara Soekarno Hatta pada Juni 2026. Kebijakan ini dilakukan seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap penggunaan transportasi umum di Jakarta.
Sepanjang triwulan pertama 2026, jumlah pengguna transportasi umum di DKI Jakarta tercatat mencapai 112 juta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut, peningkatan ini didukung oleh konektivitas transportasi yang telah mencapai sekitar 93 persen serta layanan yang semakin terintegrasi.
Selain itu, penggunaan transportasi umum kini dinilai efektif dalam mendukung penghematan energi sekaligus mendorong mobilitas masyarakat yang lebih efisien.
Baca Juga: TransJakarta Kaji Elektrifikasi Mikrotrans
Oleh karena itu, untuk mendorong penggunaan transportasi publik, Pemprov DKI Jakarta berencana menyesuaikan tarif TransJakarta rute Blok M–Bandara Soekarno Hatta pada Juni mendatang.
Penyesuaian ini dilakukan setelah lebih dari tiga bulan beroperasi, namun Pramono belum menyebut secara pasti besaran kenaikan yang akan ditetapkan. Meski demikian, hingga saat ini tarif yang berlaku masih di harga Rp3.500.
"Hal yang berkaitan dengan transportasi untuk TransJabodetabek dari Blok M ke bandara, kami memutuskan setelah tiga bulan memberikan tarif yang sekarang. Jadi artinya bulan Juni kami akan tetapkan harga baru dan harganya berapa nanti akan disampaikan," ujar Pramono, dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Sabtu, 18 April 2026.
(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)




