Memanas, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Buntut Blokade Pembajakan AS

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketegangan di Timur Tengah kembali eskalatif, Iran mengumumkan telah kembali memperketat kendali atas perairan strategis Selat Hormuz.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa kontrol atas selat tersebut kini "telah kembali ke keadaan semula" alias ditutup atau diperketat lagi.

Mengutip Al Jazeera, langkah ini diambil sebagai bentuk balasan atas kelanjutan blokade pelabuhan-pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat, yang secara keras dikecam oleh Teheran sebagai tindakan "pembajakan".

Merespons langkah Iran tersebut, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengendurkan tekanan. Trump menyatakan bahwa blokade angkatan laut AS akan "tetap berlaku penuh" hingga apa yang ia sebut sebagai "transaksi dengan Iran tuntas 100 persen".

Manuver IRGC ini bertolak belakang dengan pernyataan diplomatik Iran sebelumnya. Beberapa waktu lalu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, sempat mengklaim bahwa Selat Hormuz "sepenuhnya terbuka" untuk semua kapal komersial.

Saat itu, Araghchi menyebut pembukaan rute terkoordinasi tersebut dilakukan sejalan dengan momentum gencatan senjata di Lebanon.

Terkait situasi di Levant, Presiden Trump juga telah mengeluarkan pernyataan tegas yang "melarang" Israel untuk melakukan pengeboman di Lebanon.

Larangan ini bertepatan dengan hari pertama implementasi kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari di wilayah tersebut.

Momen jeda kemanusiaan ini langsung dimanfaatkan oleh puluhan ribu warga sipil Lebanon untuk kembali ke rumah mereka, setelah berminggu-minggu terpaksa mengungsi akibat gelombang serangan intensif dari militer Israel.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Meta Berencana PHK 8.000 Karyawan Akibat Masifnya Penggunaan AI
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
JK Murka Dituduh Nistakan Agama Terkait Ceramahnya di Masjid UGM
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Prospek Cerah Pasar Mobil PHEV, Konsumen Premium Mulai Beralih
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Selat Hormuz Dikepung! 6 Kapal Gagal Lolos, Kapal ‘Bayangan’ Tiongkok Jadi Target Utama AS
• 16 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.