Putih Sari Soroti Koordinasi Program Pemagangan Nasional Perlu Diperkuat

pantau.com
14 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Putih Sari menilai pelaksanaan program pemagangan nasional berjalan baik dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak usai kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI ke Kabupaten Badung.

Apresiasi Pelaksanaan Program

Ia menyampaikan bahwa mayoritas pihak memberikan penilaian positif terhadap jalannya program tersebut.

“Rata-rata memang semua mengapresiasi pelaksanaan dari program pemagangan nasional ini yang memang cukup berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Program ini dinilai mampu memberikan pengalaman kerja bagi peserta sekaligus membuka peluang untuk direkrut menjadi karyawan di perusahaan tempat mereka magang.

Selain itu, peserta juga disebut telah mendapatkan perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Alhamdulillah sebenarnya semua peserta magang dan memang sudah ada aturan yang tersendiri terkait pemagangan semua terdaftar di dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan dengan jenis yang memang jaminan sosial yang dasar terutama adalah jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” ujarnya.

Koordinasi dengan Daerah Dinilai Belum Optimal

Meski berjalan baik, ia menyoroti perlunya penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah menyampaikan bahwa keterlibatan mereka masih belum optimal.

“Belum terkoordinasi dengan baik, sehingga mereka masih banyak belum terinformasi berapa masyarakat yang terlibat di dalam program pemagangan nasional ini ataupun juga perusahaan-perusahaan yang memang membuka peluang program pemagangan nasional ini,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya integrasi antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Pendidikan Tinggi agar program lebih tepat sasaran.

Menurutnya, sinkronisasi diperlukan karena program pemagangan menyasar lulusan perguruan tinggi dan harus sesuai dengan kebutuhan industri di masing-masing daerah.

“Ini perlu dibicarakan lebih lanjut terkait lulusan perguruan tinggi dengan jenis industri yang memang dibutuhkan di masing-masing daerah. Ini saya kira perlu disinkronkan lebih lanjut,” tegasnya.

Ia berharap program pemagangan nasional tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga mampu mendorong penyerapan tenaga kerja secara lebih luas di berbagai daerah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RI sampaikan belasungkawa atas gugurnya anggota UNIFIL Prancis
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
KPK Wanti-wanti Pelaku Pasar Modal soal Risiko Kejahatan Korporasi, Ini Alasannya
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
BNI Pastikan Pengembalian Dana Paroki Aek Nabara Senilai Rp28 Miliar Selesai Pekan Ini
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Paula White, Arsitek di Balik "Mesianisme" Politik Donald Trump
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri Pigai Minta Kritik Akademisi Tak Dipolisikan: Opini Harus Dijawab Data
• 19 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.