KPK Wanti-wanti Pelaku Pasar Modal soal Risiko Kejahatan Korporasi, Ini Alasannya

viva.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mewanti-wanti para pelaku industri pasar modal mengenai tingginya risiko kejahatan korporasi yang mengintai sektor strategis ini. Bahkan tak jarang melibatkan perusahaan sekuritas ataupun oknum di dalamnya.

Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Kunto Ariawan mengingatkan hal tersebut setelah membedah berbagai modus fraud atau kecurangan hingga korupsi di sektor pasar modal. Misalnya, manipulasi pasar hingga penyalahgunaan rekening dana nasabah yang merugikan investor ritel ataupun merusak kredibilitas perekonomian nasional.

Baca Juga :
KPK Sita Rp95 Juta saat Geledah Kantor Setda Pemkab Tulungagung
Faizal Assegaf Bukan Saksi Ahli, Pelaporan Jubir KPK ke Dewas dan Polisi Dinilai Tidak Make Sense

"Dalam kasus penyalahgunaan dana atau efek nasabah, terdapat praktik penggunaan rekening dana nasabah tanpa izin, bahkan menjual saham nasabah tanpa instruksi sah," ujar dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Kunto menjelaskan untuk modus manipulasi pasar, praktiknya dapat berupa transaksi berlebihan demi komisi (churning) hingga rekayasa harga penutupan (marking the close).

Selain itu, jelas Kunto, manipulasi pasar dapat terjadi dengan cara transaksi semu dan penyebaran rumor palsu, seperti menjanjikan keuntungan pasti pada instrumen saham berisiko atau menyembunyikan fakta material emiten.

Modus tersebut berpotensi merugikan investor ritel dan merusak kepercayaan publik terhadap pasar modal.

Tak hanya itu, Kunto mengatakan ada modus transaksi di luar sistem resmi (off-market dealings), yakni nasabah diminta mentransfer dana ke rekening pribadi oknum dengan iming-iming imbal hasil tinggi atau akses saham eksklusif yang ternyata fiktif.

Baca Juga :
Waspada Kejahatan Siber, BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect
KPK Sita Surat Resign OPD Tulungagung
Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang Bantah Setoran ke Ono Surono, Sebut Duitnya untuk Kegiatan Partai

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kader Lantik Anak Jadi Kadis, PDIP Bereaksi
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Anthropic Luncurkan Claude Design, AI Buat Desain Interaktif
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Respons Peningkatan Aktivitas Kapal Perang Asing di Selat Malaka, Asintel Panglima TNI Kumpulkan Aparat Intelijen
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Kurban Satu Kambing Secara Patungan, Bolehkah?
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Banjir Rendam Ratusan Rumah dan Pesantren di Cigudeg Bogor, 658 Jiwa Terdampak
• 9 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.