TABLOIDBINTANG.COM - Suasana khidmat menyelimuti peringatan 40 hari wafatnya Vidi Aldiano yang digelar di Masjid Nurul Hidayah, kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4). Acara tersebut dihadiri keluarga, sahabat, hingga para penggemar yang ingin mendoakan almarhum.
Pendakwah Habib Husein Ja’far Al Hadar turut hadir memberikan tausiyah dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku berusaha keras agar bisa datang langsung meski harus menempuh perjalanan dengan kendaraan roda dua. “Alhamdulillah bisa hadir, walaupun tadi bela-belain pakai sepeda motor supaya bisa sampai ke sini,” kata Habib Jafar usai acara.
Ia menambahkan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk memenuhi undangan, tetapi juga menyampaikan pesan keagamaan sekaligus doa bagi almarhum. “Alhamdulillah bisa hadir secara offline dan bisa menyampaikan tausiyah sebagai bekal buat kita dan doa buat Vidi,” lanjutnya.
Dalam tausiyah yang berlangsung sekitar 15 menit itu, Habib Jafar menyoroti banyaknya pelayat yang hadir sebagai cerminan kebaikan sosok Vidi semasa hidup. Menurutnya, kesaksian orang-orang terdekat menjadi tanda penting tentang pribadi seseorang.
“Ciri orang baik itu di antaranya yang terlihat pada almarhum Vidi adalah pertama, mendapat kesaksian baik dari orang-orang yang ada di sekitarnya yang mencintai dia. Itu kata Nabi Muhammad, kesaksian kepada mayit tentang kebaikan maupun keburukan itu nyata,” tuturnya.
Ia juga menilai antusiasme yang tetap tinggi hingga hari ke-40 menjadi bukti kuat bahwa almarhum meninggalkan kesan mendalam. “Karena itu, mereka yang datang dan memberikan kesaksian baik ini tentu menjadi salah satu simbol tentang betapa baiknya almarhum Vidi. Kemudian, bahkan sampai hari ke-40 masih antusias,” tambahnya.
Sebagai informasi, Vidi Aldiano meninggal dunia pada 7 Maret 2026 di usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal sejak 2019. Penyakit tersebut diketahui sudah memasuki stadium tiga saat pertama kali didiagnosis. Ia sempat menjalani operasi di Singapura serta berbagai rangkaian perawatan lanjutan, termasuk kemoterapi.
Jenazah pelantun lagu “Nuansa Bening” itu dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada 8 Maret 2026.




