JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan partainya mendorong kerja sama dengan partai lain agar segera dilakukan pembahasan rancangan undang-undang pemilihan umum (RUU Pemilu).
Ia mengatakan pemilu melibatkan hajat hidup orang banyak yang dimanifestasikan di dalam suara rakyat yang menyampaikan pilihannya secara berdaulat.
Oleh karena itu, menurutnya pemilu yang dilaksanakan sekali lima tahun harus dipersiapkan dengan baik, termasuk melalui undang-undang pemilu.
"PDI Perjuangan mendorong kerja sama dengan fraksi-fraksi agar segera dilakukan pembahasan Undang-Undang Pemilu," ujarnya di Jakarta, Sabtu (18/4/2026), sebagaimana laporan jurnalis KompasTV, Rahma dan Julian.
Hasto mengatakan PDI Perjuangan sudah mempersiapkan dan membahas di internal partai terkait dengan isu-isu strategis terkait pemilu, seperti sistem pemilu, ambang batas minimum, hingga independensi pemilu.
Baca Juga: Ketua DPR Puan Maharani Tolak Usulan Mahfud MD untuk Pembahasan Revisi UU Pemilu Dipercepat
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji sebelumnya juga menyarankan RUU Pemilu segera dibahas.
"Jadi kalau memang mau undang-undang ini diubah, ya harus segera kita mulai pembicaraannya," kata Sarmuji di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (16/4/2026), via Antara.
Ia mengatakan partainya tak masalah jika ada revisi UU Pemilu, tetapi mengharapkan penyempurnaan sistem pemilu melalui revisi tersebut.
Diberitakan sebelumnya, anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menyatakan rapat pembahasan awal untuk membahas RUU Pemilu ditunda untuk waktu yang belum ditentukan.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV, Antara
- ruu pemilu
- pembahasan ruu pemilu
- hasto kristiyanto
- pdip
- pdi perjuangan




