Lansia Ini Kecewa Gagal Dapat Kartu Gratis Transum: Ternyata Buat Warga KTP DKI

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Lutfiah (61), lanjut usia (lansia) asal Ciledug, Kota Tangerang gagal mendapatkan kartu layanan gratis (KLG) transportasi umum di area Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (19/4/2026).

Lutfiah mengaku tidak membaca syarat pendaftaran kartu layanan gratis. Warga yang bisa mendapatkan kartu tersebut harus memiliki KTP DKI Jakarta.

"Sebenarnya tadi datang ke sini emang niatnya mau bikin ini, kartu gratis ini, tapi ternyata enggak bisa, cuma buat warga DKI doang ternyata. Saya KTP Tangerang, tinggal di Ciledug, ya kecewa sih," kata Lutfiah saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu.

Baca juga: Lansia Dapat Kartu Gratis Transum Jakarta: Mau Jalan-jalan Lihat Pesawat di Bandara

Alasanya Lutfiah mendaftar kartu layanan gratis itu karena setiap hari bekerja di pusat perbelanjaan, Jakarta Barat dan sangat bergantung pada layanan transportasi umum.

Setiap hari, untuk berangkat menuju tempat kerjanya, ia selalu mengandalkan bus Transjakarta.

KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo Pembuatan Kartu Layanan Gratis (KLG) transportasi umum kembali hadir di acara Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (19/4/2026).

Harapan Lutfiah untuk mendapatkan layanan ini awalnya muncul usai mendengar cerita dari rekan kerjanya di Jakarta yang berhasil mendapat KLG.

"Awalnya itu saya nanya, tahu dari teman kerja. Dia bilang kayaknya warga Tangerang bisa deh, gitu. Terus hari ini saya datang lah ke sini, dari jam 07.00 WIB pagi tadi. Karena emang sekalian ingin CFD, terus ingin sekalian ikut bikin juga, tapi ternyata enggak bisa," ucap Lutfiah.

Meski tarif bus Transjakarta tergolong murah, Lutfiah mengaku biaya tersebut tetap terasa membebani pengeluarannya sehari-hari jika diakumulasikan selama sebulan penuh.

"Kalau Transjakarta kan ya walaupun sebenarnya Rp 3.500, pulang pergi Rp 7.500 tapi kalau misalnya setiap hari kan berasa juga kan. Saya setiap hari pulang pergi kerja selalu naik Transjakarta gitu. Jadi butuh juga gratisnya," ungkap Lutfiah.

Baca juga: Senangnya Lansia Dapat Kartu Gratis Transum Jakarta: Bebas Macet dan Hemat Ongkos

Selain Transjakarta, ia juga mengaku sering bepergian menggunakan MRT yang memiliki tarif lebih mahal.

Oleh karena itu, ia sangat berharap bisa mendapatkan fasilitas KLG untuk menekan biaya transportasinya.

"Sering juga kalau jalan-jalan atau pergi ke mana, nyobain pakai MRT. MRT kan dia lebih mahal ya. Jadi ingin gitu kalau misalnya bisa dapat gratis MRT kayaknya bakal bermanfaat lah," ucapnya.

Lutfiah mengaku mendapati warga yang sebenarnya sudah pindah tempat tinggal ke kota penyangga seperti Depok atau Tangerang, namun masih bisa menikmati fasilitas tersebut karena belum memindahkan data KTP DKI Jakarta mereka.

"Nah yang saya bingung tuh, malah ternyata kalau misalnya dia tinggalnya udah enggak di Jakarta, tapi dia KTP-nya KTP DKI, nah itu malah bisa gitu. Sementara kita yang di perbatasan lah gitu ya, tapi setiap hari kegiatannya di Jakarta, enggak bisa," keluhnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
Harapan Sinergi Pemkot Tangerang dan Pemprov DKI

Ia menyebut bahwa sangat banyak warga Tangerang yang menggantungkan nasibnya dengan membanting tulang bekerja di Jakarta.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Parkir Digital Wajib Jalan, DPRD Surabaya Siapkan Sejumlah Skema
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Main di Kandang Timnas Indonesia, Duo Legenda Inter Milan Bicara Jujur soal Atmosfer SUGBK usai Clash of Legends
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Susunan Pemain dan Live Streaming PSM Makassar Vs Borneo FC:  Adu Tajam Mariano Perlata dan Alex Tanque
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Pria Bersenjata Lepaskan Tembakan di Kyiv Ukraina, 5 Orang Tewas
• 12 jam laludetik.com
thumb
Perempuan Aktivis di Bawah Bayang-bayang Patriarki
• 6 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.