Senangnya Pasangan Lansia Ini: Nikmati Masa Pensiun Bisa Keliling Jakarta Gratis

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pagi itu, suasana Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta, terasa lebih ramai dari biasanya. Sejumlah warga tampak memanfaatkan waktu akhir pekan untuk berolahraga bersama keluarga, berjalan santai, berlari kecil, hingga sekadar duduk menikmati udara pagi.

Di tengah keramaian, perhatian tertuju pada satu titik di kawasan Bundaran HI. Sejumlah warga lanjut usia (lansia) tampak memadati lokasi pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG) yang digelar pada Minggu (14/4).

Antrean terlihat dipadati warga yang sebagian besar merupakan lansia dan penyandang disabilitas. Mereka duduk berderet sambil menunggu giliran, sebagian lainnya berdiri sambil berbincang santai.

Pendaftaran berlangsung di bawah tenda berbentuk kerucut yang berada di sekitar pos polisi. Di lokasi tersebut, petugas tampak sigap melayani warga mulai dari membantu proses administrasi hingga mengarahkan alur antrean.

Meski harus menunggu, suasana tetap terasa hangat. Obrolan ringan hingga tawa kecil terdengar di sela-sela antrean.

Di antara antrean itu, duduk pasangan lansia, Supriyadi (64) dan Hefrida (63), yang terlihat santai menunggu giliran.

“Setengah jam,” ujar Hefrida.

“Setengah jam kali ada ya,” tambah Supriyadi.

Bagi mereka, waktu tunggu bukan persoalan. Kartu layanan gratis yang sedang diurus justru menjadi peluang untuk menikmati masa pensiun dengan lebih leluasa.

“Keliling Jakarta,” kata Hefrida.

“Untuk transportasi jalan-jalan nanti. Keliling Jakarta nikmati pensiunan,” timpal Supriyadi.

Mereka mengaku kerap memanfaatkan transportasi umum untuk bepergian.

“Senengnya sih ya senengnya naik transportasi umum,” ujar Supriyadi.

Hefrida menambahkan, “Naik Transjakarta, naik Jaklingko,” katanya.

Bagi pasangan ini, kehadiran kartu layanan gratis sangat membantu aktivitas mereka sehari-hari.

“Terbantu, kan Kartu Jaklingko bantu bener, terbantu bener,” kata Supriyadi.

Ia juga merasa fasilitas tersebut memberi perhatian lebih bagi lansia.

“Dimanjakan bener nih kartu lansia buat kita yang namanya udah pensiun ya kan udah enggak ada kegiatan,” lanjutnya.

Refreshing-refreshing lah,” tambah Hefrida.

Tak hanya untuk berjalan-jalan, mereka juga memanfaatkan transportasi umum untuk bersilaturahmi.

“Ya kalau mengunjungi kawan, nemuin kawan reuni-reunian bisa ke daerah, sampe Depok,” ujar Supriyadi.

“Reuni-reunian buat naik kereta kadang-kadang,” kata Hefrida.

Meski harus mengantre, mereka mengaku tidak mempermasalahkannya.

“Enggak masalah sengaja tuh sebenernya tahu udah lama baru sempet ke sini,” kata Supriyadi.

Ia mengaku, informasi mengenai kartu layanan gratis tersebut sudah ia ketahui sejak lama dari lingkungan sekitarnya.

“Sejak dari dua tahun lalu kan ada MRT tuh di Lebak Bulus belum sempet-sempet, hari ini sempet ya udah,” lanjutnya.

Tak hanya itu, ia juga mendapat informasi dari teman-temannya.

“Kawan-kawan ngasih kabar kan gitu, saya juga saya sharing ke kawan-kawan saya yang umur 60 tahun rata-rata umur kawan saya kan 60 tahun nih,” ujarnya.

Rasa senang pun tak bisa mereka sembunyikan.

“Seneng banget kita udah, kereta udah,” ujar Supriyadi.

“Kereta udah,” timpal Hefrida.

“Transjakarta udah. Pesawatnya belum,” lanjut Supriyadi sambil tertawa.

Tak jauh dari mereka, Soleh (53), seorang penyandang disabilitas, juga tengah menunggu giliran. Ia mengaku sudah datang sejak pagi.

“Tadi dari jam berapa ya, setengah delapan lah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya datang setelah berolahraga ringan di area CFD.

“Dari setengah delapan sih belum lama sih, abis olahraga dulu muter-muter baru ke mari,” katanya.

Soleh merupakan penyandang disabilitas dengan kaki palsu.

“Saya ini, penyandang kaki palsu,” ucapnya.

Baginya, kartu layanan gratis ini sangat membantu mobilitas sehari-hari.

"Nanti seperti ini kalau ada kegiatan-kegiatan yang bersifat seperti ini ya, naik TransJakarta ya, yang selama ini saya bayar, bayar, begitu pemerintah DKI ada fasilitas buat lansia buat disabilitas, penyandang disabilitas, alhamdulillah kebantu juga, mudah-mudahan bisa lebih bermanfaat,” jelasnya.

Meski antrean cukup ramai, Soleh menilai prosesnya tetap mudah.

“Udah mudah, alhamdulillah,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa fasilitas ini mencakup berbagai moda transportasi.

“MRT, LRT, kayak ada tiga itu aja,” ujarnya.

Bagi Soleh, kemudahan akses transportasi umum menjadi hal penting dalam menunjang aktivitasnya.

“Saya lebih enak pakai TransJakarta ketimbang yang lain,” katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebakaran Besar di Kampung Bahagia Hanguskan 1.000 Rumah, 9.000 Lebih Penduduk Terdampak
• 24 menit laluokezone.com
thumb
Waka MPR Eddy Soeparno Puji Langkah Prabowo Evaluasi MBG Agar Lebih Tepat Sasaran
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Bareskrim Bongkar Rekening Jaringan The Doctor, Perputaran Uangnya Tembus Rp124 Miliar
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Tragis! Pria Hilang saat Mandi di Sungai Katingan Ditemukan Tewas Tenggelam
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Tentara Penjaga Perdamaian Prancis Tewas dalam Serangan di Lebanon Selatan
• 2 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.