JAKARTA – Juru bicara mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK), Abdullah Husein menegaskan, JK tidak emosional saat menyampaikan klarifikasinya terkait dugaan penistaan agama. Di mana, JK juga menyinggung soal perannya dalam pencalonan Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden.
Husein menekankan hal tersebut sekaligus menepis tudingan Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali yang menyebut JK terlalu emosional.
“Pak JK tidak emosional tapi dia memang menyampaikan pernyataan dalam nada tinggi, bukan karena terlalu emosi. Kenapa dalam nada tinggi, karena JK mau meyakinkan loyalis Jokowi yang sering menarasikan JK tidak tahu balas budi padahal sudah diangkat jadi Wapres oleh Jokowi. Tidak punya rasa terima kasih kepada Jokowi,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
“Ini langkah awal yang membuka pintu bagi Jokowi kemudian menjadi Presiden RI. Tanpa ini, kemungkan nasibnya beda lagi,” tuturnya.




