KOMPAS.TV - Israel berencana mengatasi ancaman dari Hizbullah, meskipun gencatan senjata 10 hari diberlakukan dengan Lebanon.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bilang, tujuan Israel adalah membubarkan Hizbullah.
Gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hizbullah Lebanon disepakati berlaku mulai Kamis (16/4/2026) waktu setempat.
Setelah perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Lebanon berlaku, warga di Tyre, Lebanon selatan mulai kembali ke rumah.
Dalam perjalanan ke rumah, warga melewati beberapa bangunan yang hancur akibat serangan Israel.
Seorang pria menurunkan bendera Israel di Qala'at Al-Shaqif, Lebanon selatan pada Jumat (17/4/2026) waktu setempat.
Aksi ini dilakukan saat gencatan senjata antara Israel dan Lebanon diberlakukan.
Menurut media Lebanon, tentara Israel mengibarkan bendera, serta memasang kamera bertenaga surya, meskipun ada kesepakatan gencatan senjata.
Baca Juga: Rilis Video Serangan, Israel Klaim Hancurkan 70 Infrastruktur Hizbullah di Lebanon Selatan
#israel #netanyahu #hizbullah
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- israel
- netanyahu
- hizbullah
- israel lebanon
- gencatan senjata





