Bisnis.com, JAKARTA - Jam tangan mewah dengan logo mahkota di merknya, Rolex telah menjadi model prestisius jam tangan di dunia selama hampir satu abad lebih dalam dunia mode.
Dengan kantor pusat di Geneva, Swiss Rolex telah tampil sebagai simbol kemewahan dalam bentuk jam tangan sejak abad ke-20.
Didirikan oleh Hans Wilsdorf, pria kelahiran Bavaria, Jerman, pada tahun 1881, yang tumbuh di era jam tangan masih bermodel disematkan pada pakaian atau saku.
Melansir dari website resmi Rolex, nama Rolex didaftarkan oleh Hans pada tahun 1908 ke Intellectual Property sebagai merek dagang dari jam tangan ciptaannya.
Hans mengaku mendapatkan inspirasi nama Rolex ketika sedang menaiki kereta kuda di sepanjang Cheapside di Kota London, dan mendapat bisikan ke telinganya yang entah darimana menyebut nama 'Rolex'.
Selain itu, pemilihan nama Rolex menurut Hans memiliki gaya dan otoritas yang tinggi, dan hal tersebut pun terbukti hingga saat ini dikenal sebagai jam tangan prestisius yang menggambarkan otoritas tinggi atau glamor.
Baca Juga
- Donald Trump Dikabarkan akan Nonton Final US Open dari Kursi VIP Rolex
- Istana: Hadiah Jam Tangan Rolex untuk Pemain Timnas dari Uang Pribadi Prabowo
- Kesenjangan Atlet! Saat Timnas Indonesia Dapat Jam Rolex, Cabor Lain Terimbas Efisiensi
Jauh sebelum mendirikan Rolex, Hans sempat bekerja di perusahaan jam tangan kecil di Swiss pada tahun 1905 yang memproduksi model jam tangan ringkas.
Hans bekerja untuk memproduksi beberapa mesin jam tangan yang ringkas, dan mulai mencoba untuk membawa salah satu hasil ciptaannya ke London.
Dirinya memasang jam tersebut ke dalam casing, dan di tahun 1905 tersebut, Hans mulai membuat perusahaan yang produksi jam tangan sendiri
Namun, di abad ke-20, jam tangan masih dianggap sebagai sesuatu yang identik dengan perhiasan kaum wanita pada saat itu.
Tapi, Hans yang mempunyai pemikiran revolusioner justru memiliki pandangan yang berbeda, dan melihat jam tangan dengan mekanisme otomatis sebagai sesuatu yang modern dan sesuai untuk abad ke-20.
Hingga saat ini, jam tangan Rolex warisan Hans Wilsdorf dari pemikirannya yang idealis berhasil menciptakan sebuah produk revolusioner yang dapat diandalkan banyak orang, baik di puncak gunung, maupun di kedalaman laut.
Dengan kualitasnya tersebut, tak ayal jika nama Rolex sering tampil pada ajang olahraga besar di seluruh dunia.
Rolex saat ini terkenal sebagai produk mewah yang mensponsori sejumlah ajang olahraga besar seperti balap kuda, tenis, golf, selancar yacht, dan motorsport seperti Formula 1 dan balapan ketahanan 24 Hours of Le Mans.
Saat ini Rolex berkat legacy dari Hans Wilsdorf, dalam Hans Wilsdorf Foundation telah memiliki value mencapai US$80 miliar - US$100 miliar di tahun 2023 dengan omset penjualan sekitar US$10 miliar di tahun yang sama.





