Sekolah Rakyat Dicetuskan Prabowo untuk Generasi Emas 2045

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meminta kepada seluruh jajaran untuk dapat bersungguh-sungguh dalam mengerjakan proyek pembangunan Sekolah Rakyat.

Sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Dody menginstruksikan jajaran supaya bersemangat 45 dalam menjalankan tugas.

Baca Juga :
Asbuton Jadi Senjata Baru RI, Menteri PU Targetkan Impor Aspal Turun 30 Persen
Negara Hadir Lindungi Anak Rentan Lewat Sekolah Rakyat

"Kita enggak punya ide, tetapi kita dikasih kepercayaan untuk mewujudkan ide ini harusnya kita bersemangat 45, kalau perlu mati di lapangan sana agar sekolah ini terbangun on time dengan kualitas yang bagus," ujar dia dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu 19 April 2026.

Dia menuturkan Sekolah Rakyat ini merupakan hasil pemikiran dari Prabowo Subianto sebagai seorang negarawan.

"Program Sekolah Rakyat ini dicetuskan karena kenegarawan seorang Prabowo Subianto. Saya enggak kepikiran, Menteri Sosial pun enggak kepikiran, enggak ada kepikiran sama sekali. Benar-benar beliau ini jenius urusan negara ini," kata Dody.

Namun, dia menyayangkan, masih ada segelintir orang yang menyepelekan, sehingga dalam proses pembangunannya, sempat terjadi hambatan.

Dody berharap semua pihak bisa bersungguh-sungguh dalam membangun Sekolah Rakyat yang ditunjukkan kepada anak-anak yang belum bersekolah karena prasejahtera.

"Ini kan untuk adik-adik kita gitu. Adik-adik kita yang prasejahtera karena banyak, inilah generasi emas kita nanti paling enggak di tahun 2045," ujar Dody.

Meski begitu, Dody meyakini pembangunan Sekolah Rakyat dapat tepat waktu, sehingga ketika memasuki tahun ajaran baru pada Juli 2026 nanti, para anak-anak bisa sudah menggunakan Sekolah Rakyat.

"Saya mohon doanya saja agar kami bisa tepat waktu, insyaallah bisa," kata dia.

Dia pun meyakini, dari 38.600 karyawan yang bekerja untuk membangun Sekolah Rakyat, masih banyak yang mau bersungguh-sungguh agar pembanguna bisa tepat waktu.

"Saya yakin dari jumlah 38.600 karyawan, saya yakin sebagian besar adalah orang-orang yang masih merah putihnya masih besar di dadanya," pungkas dia.

Baca Juga :
Progres Sekolah Rakyat di Nganjuk Baru 15 Persen, Menteri PU: Jangan Main-Main dengan Program Prioritas Presiden
Menteri Dody: Progres Proyek Sekolah Rakyat Surabaya Garapan Waskita Karya Sudah 45 Persen
Fakta-fakta Penggeledahan Kementerian PU, Menyasar Banyak Ruangan Termasuk Ruang Menteri

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polres Lutim Selidiki Kasus Provokasi yang Mengganggu Aktivitas Investasi Pertambangan
• 21 jam laluterkini.id
thumb
Kemenhaj Sumbar Bagikan Kartu Nusuk di Embarkasi Padang via Layanan One Stop Service
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Uni Eropa Serukan Pembukaan Kembali Selat Hormuz
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Hormuz Ditutup Lagi, 2 Kapal Pertamina yang Hendak Melintas Kembali Terjebak
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Delegasi DPR RI Bahas Prioritas Ekonomi dengan World Bank Group di Washington DC
• 15 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.