Jakarta: Sekretariat Kabinet (Setkab) mencatatkan capaian positif dengan masuk dalam tiga besar lembaga pemerintah dengan kinerja terbaik berdasarkan persepsi publik. Hasil survei Cyrus Network pada April 2026 menunjukkan Setkab memperoleh skor 86,3 persen, berada di bawah Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan.
Capaian tersebut dinilai tidak terlepas dari strategi komunikasi publik yang dijalankan secara konsisten. Peneliti utama Cyrus Network, Syahril Ilhami, menilai pendekatan komunikasi yang dilakukan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjadi faktor penting dalam membentuk persepsi positif masyarakat.
"Publik saat ini menyukai cara komunikasi yang disampaikan," kata Syahril dalam keterangan pers dikutip, Minggu, 19 April 2026.
Baca Juga :
Seskab Teddy Tegaskan Stabilitas Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global"Tata kelola yang rapi dan penyampaian kebijakan yang jelas membuat kepercayaan publik meningkat," jelasnya.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dokumentasi/ istimewa.
Hal serupa disampaikan Peneliti CSIS, Arya Fernandes, yang menekankan pentingnya eksposur publik dalam membangun persepsi kinerja lembaga. Ia menyebut lembaga yang aktif menyampaikan narasi program cenderung mendapat penilaian lebih baik dari masyarakat.
"Kementerian atau lembaga yang sering muncul di publik dan memiliki narasi program yang jelas cenderung dinilai lebih baik," ungkapnya.
Baca Juga :
Tepis Narasi Negatif, Seskab: Situasi TerkendaliMenurut Arya, Sekretariat Kabinet termasuk institusi yang memiliki tingkat kemunculan cukup tinggi, sehingga mampu menjaga kedekatan dengan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.
Di sisi lain, posisi strategis Setkab yang berada di lingkaran pusat pengambilan keputusan turut memperkuat perannya dalam menjaga stabilitas kebijakan. Di bawah kepemimpinan Teddy Indra Wijaya, Setkab dinilai mampu menghadirkan komunikasi yang jelas tanpa menimbulkan polemik di ruang publik.
Syahril menambahkan, pendekatan komunikasi yang adaptif menjadi kunci dalam menyampaikan program pemerintah secara efektif.
"Gaya komunikasi yang terukur membuat program pemerintah lebih mudah diterima masyarakat," ungkapnya.
Survei tersebut juga menunjukkan adanya korelasi kuat antara tingkat popularitas lembaga dengan persepsi kinerjanya. Beberapa institusi seperti Kementerian Keuangan dan Sekretariat Kabinet tercatat konsisten berada di lima besar dalam kedua aspek tersebut. Kemampuan Komunikasi Pejabat Publik Menjadi Faktor Penting
Sementara itu, pakar komunikasi digital Anthony Leong menilai kemampuan komunikasi pejabat publik menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan. Ia menyoroti momen ketika Sekretaris Kabinet mampu menjawab berbagai pertanyaan media dengan jelas dan terstruktur.
"Ketika seorang pejabat mampu menjawab banyak pertanyaan secara tenang, jelas, dan terstruktur, itu menunjukkan kapasitas komunikasi yang kuat," kata Anthony.
Menurutnya, kemampuan tersebut tidak hanya mencerminkan keterampilan berbicara, tetapi juga penguasaan substansi serta konsistensi pesan yang disampaikan kepada publik.
"Tidak harus sering tampil, tetapi muncul pada momen yang tepat untuk merespons isu strategis, itu justru efektif," ujarnya.
Capaian ini menjadi gambaran bagaimana komunikasi yang tepat, didukung tata kelola yang baik, mampu memperkuat citra lembaga sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.




