Ketua DPD Maluku Tenggara Tewas Ditikam, Golkar: Kader Jangan Terpancing

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji meminta kader Golkar untuk tetap waspada dan tak terpancing usai tewasnya Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora atau Nus Kei karena ditikam.

Sarmuji menytakan, Golkar meminta aparat kepolisian untuk mengusut secara tuntas peristiwa meninggalnya Nus Kei.

"Kepada kader tetap waspada, tapi jangan terpancing situasi. Kita berikan kepercayaan kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut," kata Sarmuji, Minggu (19/4/2026).

Sarmuji menyebutkan, Golkar berduka, sedih, dan marah atas meninggalnya Nus Kei.

Baca juga: Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam saat Tiba di Bandara

Golkar pun mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga Nus Kei dan keluarga besar DPD Golkar Maluku, khususnya Maluku Tenggara.

Namun, ia meminta seluruh kader agar tidak terpancing atas peristiwa tersebut.

Sarmuji pun mendengar kabar bahwa pelaku penikaman terhadap Nus Kei telah ditangkap.

"Motifnya lagi didalami aparat kepolisian. Siapanya dan motifnya saya belum jelas," kata dia.

Baca juga: Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam, Pimpinan DPD Prihatin

Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara ditikam

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei tewas ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara, Minggu siang.

Nus Kei tewas usai diserang dua orang pria saat sedang menuju pintu keluar bandara tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi mengatakan insiden itu terjadi setelah korban baru saja tiba di bandara tersebut dari Jakarta.

“Kejadiannya itu terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun. Korban yang baru saja tiba dari Jakarta dengan pesawat, diserang oleh orang tidak dikenal menggunakan senjata tajam,” kata Rositah kepada wartawan, Minggu sore.

Baca juga: Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Meninggal Usai Ditikam, Polisi Bekuk 2 Terduga Pelaku

“Pelaku mendekati korban dan langsung melakukan penikaman menggunakan sebilah pisau. Setelah itu pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian,” ujar dia.

Rositah menambahkan akibat penyerangan tersebut, korban mengalami luka serius di tubuhnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Korban sempat dilarikan ke RSUD setempat untuk menjalani perawatan, namun nyawa korban tidak dapat ditolong.

Polisi sudah mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut peristiwa ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Usai Lebaran, 7.911 Orang Daftar Jadi Pendatang Baru di Jakarta
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Tren Harga Pangan Nasional Akhir Pekan
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Pemprov DKI Gelontorkan Rp 253 Miliar untuk 103 Sekolah Swasta Gratis
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Risiko Pemberdayaan Semu di Koperasi Merah Putih
• 9 jam lalukompas.id
thumb
BNI Buka Suara soal Dana Nasabah Paroki di Aek Nabara, Sebut Pengembalian Ditargetkan Tuntas Pekan Ini
• 9 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.