Harga minyak dunia mengalami naik turun yang signifikan sebelum dan sesudah Perang Iran Vs Amerika-Israel. Perang antara Amerika Serikat/Israel dan Iran dimulai pada 28 Februari 2026 dan harga minyak dunia melonjak 6,28% pada 2 Maret 2026
Naik-turunnya harga ini menunjukkan pasar energi global sangat sensitif terhadap risiko gangguan di jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz. Sedikit saja ketidakpastian, dampaknya bisa langsung terasa pada harga minyak dunia.
Terbaru, Iran kembali menutup Selat Hormuz. Teheran menyatakan bahwa seluruh kapal komersial dilarang melintas, bahkan mengancam akan menargetkan kapal yang mencoba mendekati jalur pelayaran vital tersebut, Sabtu (18/4/2026).
#InfografiSS #suarasurabaya




